Home / Nasional / Jurnalis Lingkungan Ikut Workshop Konservasi Kelautan Ekoregion Sunda Kecil

Jurnalis Lingkungan Ikut Workshop Konservasi Kelautan Ekoregion Sunda Kecil

Bagikan Halaman ini

Share Button
Foto: Lintasntt.com/Gamaliel

Foto: Lintasntt.com/Gamaliel

Sanur—Lintasntt.com: Puluhan jurnalis lingkungan dari Kupang, Mataram dan Denpasar mengikuti workshop ‘Konservasi Kelautan Ekoregion Sunda Kecil’ yang digelar di Hotel Mercure, Sanur, Bali mulai 6-9 April 2015.

Kegiatan tersebut digelar oleh The Society of Indonesian Enviromental Journalist (SIEJ), The Nature Conservancy, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Ketua The Society of Indonesian Enviromental Journalist (SIEJ) IGG Maha Adi mengatakan workshop tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman jurnalis mengenai isu-isu konservasi laut di kawasan tersebut.

“Kegiatan ini lapis pertama yang dilakukan jurnalis, nanti akan naik ke level berikutnya yaitu konservasi di ekosistem yang lebih luas,” ujarnya ketika memberikan sambutan pada kegiatan tersebut. Kegiatan ini memberikan peluang bagi jurnalis lingkugnan untuk menghasilkan karya jurnalistik yang lebih baik.

Baca Juga :  Komisi V DPR Dukung Kenaikan Anggaran Infrastruktur

Ekoregion Sunda Kecil (The Lesser Sunda Ekoregion/LSE) telah diidentifikasi sebagai salah satu ekoregion laut dengan keanekaragaman hayati tertinggi di Indonesia, telah memulai desain jaringan Kawasan Konservasi Laut (KKL) di LSE dan telah memetakan kedua wilayah yang telah menjadi KKL dan yang berpotens untuk dikembangkan sebagai Kawasan Perlindungan Laut atau MPA di wilayah ini.

Pada hari ketiga, para jurnalis akan bertolak ke Pulau Nusa Penida untuk meliput konservasi mangrove dan budidaya rumput laut di wilayah itu untuk menunjukkan manfaat ekonomi, sosial-budaya dan lingkungan terhadap masyarakat setempat. Hasil liputan akan dituangkan dalam tulisan di media masing-masng.

Publikasi tersebut akan menumbuhkan Kepedulian masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sumber daya alam dan pembangunan yang berkelanjutan serta mencegah degradasi lingkungan. (gamaliel)

Baca Juga :  Tana Toraja Ingin Bangun Patung Yesus Kristus Tertinggi di Dunia

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda