Home / Bisnis / Jonas Bawa Investor Bangun Pabrik Air Siap Saji

Jonas Bawa Investor Bangun Pabrik Air Siap Saji

Bagikan Halaman ini

Share Button
Wali Kota Kupang Jonas Salean/Foto: Gamaliel

Wali Kota Kupang Jonas Salean/Foto: Gamaliel

Kupang–Lintasntt.com: Wali Kota Kupang Jonas Salean bersama Direktur PDAM Noldi Mumu sudah kembali dari lawatan mereka ke Beijing.

Kunjungan ke Beijing untuk mempelajari tata kelola air di sebuah perusahaan perpipaan dan air mineral yang selanjutnya dijadikan referensi bagi pemerintah untuk mengelola air minum di Kota Kupang.  Kepada wartawan di kantor Wali Kota Kupang Senin (19/10), Jonas mengatakan ia tertarik dengan teknologi pengolahan air yang dikunjunginya.

“Yang saya tertarik adalah rumah kecil langsung produksi air siap saji dan sangat sederhana, teknologi ini yang mau diterapkan di Kota Kupang,” ujarnya.

Rumah kecil yang disebutkan Jonas ialah sebuah bangunan yang di dalamnya terdapat teknologi pengolahan air. Air yang keluar dari situ langsung diminum atau air siap saji. Teknologi ini yang akan dialihkan ke dalam negeri, di Kota Kupang.

Baca Juga :  Jamkrida NTT Terus Berekspansi

“Tujuan kami ke Beijing untuk menambah wawasan dan apa yang dipelajari dan dilihat disana akan diaplikasikan di Kota Kupang. Pengalaman di sana membuat kita bisa berbuat apa yang bisa kita lakukan di Kupang,” tandasnya.

Perusahaan yang dikunjungi Jonas tersebut menawarkan investasi berupa pembangunan pabrik air siap saji di Kota Kupang. Bahkan menurut Dia, pada November 2015 tim dari perusahaan akan datang ke Kupang untuk melakukan survei terkait rencana pembangunan pabrik tersebut.

Pembangunan pabrik air minum ini akan membuka lapangan kerja baru dan alih teknologi pengolahan air minum. Menurut Jonas, perusahaan juga berpeluang membangun pabrik air mineral.

Alih teknologi ialah pengalihan kemampuan memanfaatkan dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi antar lembaga, badan atau orang, baik yang berada dalam lingkungan dalam negeri maupun yang berasal dari luar negeri ke dalam negeri atau sebaliknya.

Baca Juga :  Jonas: Pasar Kasih Naikoten Semrawut

Dirut PDAM Kota Kupang Noldy Mumu mengatakan kunjungan ke Beijing untuk menindaklanjuti kunjungan Presiden Joko Widodo ke negara itu sebelumnya. Ketika itu, kedua negara sepakat membuka ruang seluas-luasnya bagi investor dari kedua negara untuk bersinergi dengan pemerintah Indonesia baik Pusat maupun daerah. Tujuannya untuk mempercepat percepatan pembangunan di Indonesia.

“Jika rencana pembangunan ini  direalisasikan, tentu berdampak terhadap peningkatan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja sehingga mengurangi pengangguran di kota ini,” katannya. (rr)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda