Home / Bisnis / Jokowi Pastikan Indonesia Swasembada Garam

Jokowi Pastikan Indonesia Swasembada Garam

Presiden Jokowi Bersama Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto saat mengunjungi Tambak Garam di Nunkurus, Kabupaten Kupang, Rabu (23/8/2018). Foto: Lintasntt.com
Presiden Jokowi Bersama Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto saat mengunjungi Tambak Garam di Nunkurus, Kabupaten Kupang, Rabu (23/8/2018). Foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan langkah-langkah menuju swasembada garam sudah berjalan di daerah.

Namun mendatangkan investor garam ke daerah, bukan pekerjaan mudah serta membutuhkan investasi yang tidak sedikit. Penegasan tersebut disampaikan Jokowi saat mengunjungi lokasi tambak garam di Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (21/8).

“Saya hanya ingin ke sini untuk memastikan program untuk urusan garam ini sudah dimulai,” ujarnya kepada wartawan.

Di lokasi tersebut sedang dikembangkan tambak garam pada lahan seluas 10 hektare (ha) dari rencana 600 ha. “Investasi ini saja mungkin Rp100 miliar, bukan uang kecil jadi tidak mudah,” tambah Jokowi.

Akan tetapi usaha menuju investasi garam saat ini terus berjalan. Menurutnya, Gubernur NTT Viktor Laiskodat sangat serius menjadikan daerah itu sebagai salah satu penyumbang garam terbesar bagi kebutuhan nasional. “Saya berterima kasih kepada gubernur NTT,” katanya.

Baca Juga :  Sektor Perdagangan dan Jasa NTT menguat

Sedangkan total potensi lahan yang dapat dikerjakan menjadi tambak garam di NTT mencapai 21.000 ha. Di antaranya 7.000 ha terdapat di wilayah Kabupaten Kupang dan sisanya di daerah lain seperti Sabu Raijua, Malaka, dan Timor Tengah Utara. “Tetapi yang mulai dikerjakan 600 ha dan baru selesai 10 ha,” ujarnya.

Jika produksi garam di NTT sudah berjalan lancar, dapat mengurangi ketergantungan dari impor. Saat ini impor garam mencapai 3,7 juta ton, sedangkan produksi dalam negeri baru mencapai 1,1 juta ton.

Dalam kunjungan tersebut, Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana, Gubernur Viktor Laiskodat dan istri, juga meninjau maket tambak garam dan sampel garam asal Madura, Jawa Timur dan Australia, yang kemudian membandingkan dengan garam hasil produksi setempat. “Hasilnya di sini lebih bagus, putih dan bisa diolah lagi menjadi garam konsumsi,” jelasnya.

Baca Juga :  Kredit Pintar Hadir di Labuan Bajo dalam Acara Sosialisasi Fintech

Kunjungan Jokowi juga didampingi sejumlah menteri yakni Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, dan Sekjen Nasdem Johny Plate. Ikut pula Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen Gories Mere. (mi)

 

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda