Home / Nasional / Jelang Natal, Stok Beras di NTT Aman

Jelang Natal, Stok Beras di NTT Aman

Kepala Bulog Divre NTT Sugeng Rahayu mengunjungi Gudang Bulog NTT di Kelurahan Alak, Kota Kupang, Kamis (9/12). Foto: Gamaliel
Kepala Bulog Divre NTT Sugeng Rahayu mengunjungi Gudang Bulog NTT di Kelurahan Alak, Kota Kupang, Kamis (9/12). Foto: Gamaliel

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang—Stok beras di gudang Bulog Devisi Regional (Divre) Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini sebanyak 47.570 ton.

Stok beras tersebut disimpan di sejumlah gudang antara lain Kupang, Sumba, dan Flores, cukup memenuhi kebutuhan warga selama natal dan tahun baru.

“Stok beras aman untuk kebutuhan natal dan tahun baru,” kata Kepala Bulog Divre NTT Sugeng Rahayu kepada wartawan di sela-sela kunjungan ke Gudang Bulog NTT di Kelurahan Alak, Kota Kupang, Kamis (9/12).

Sugeng bersama sejumlah staf Bulog memantau stok beras di gudang untuk memastikan kebutuhan selama natal dan tahun baru terpenuhi.

Stok beras di gudang akan mengalami penambahan pada Januari 2017 sebanyak 19.700 ton yang didatangkan dari Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat. “Proses pengiriman beras ke Kupang mengikuti ketersediaan space gudang,” ujarnya.

Baca Juga :  BPBD NTT Perkuat Peralatan Evakuasi Bencana

Ia mengatakan kapasitas tampung lima gudang Bulog di Alak sebanyak 17.500 ton, saat ini jumlah beras di gudang sebanyak 12.536 ton.

Sugeng mengatakan pihaknya mulai menggelar operasi pasar pada Jumat (9/12) untuk memastikan harga beras di pasar tidak melonjak jelang natal dan tahun baru. Operasai pasar tidak hanya dilakukan terhadap beras tetapi juga gula, bawang merah, dan minyak goreng.

Operasi pasar akan dipusatkan di ibu kota kelurahan dan halaman rumah ibadah mulai pekan depan. Harga beras operas pasar ditetapkan sebesar Rp7.900 per kilogram (kg) untuk beras premium, lebih murah dari harga beras premium di pasar saat ini sebesar Rp9.000 per kg.

Baca Juga :  Menteri Pertanian Ancam Produsen Pupuk di Hadapan Petani Noelbaki

Sedangkan harga beras premium akan dijual Rp8.500 per kg, murah dibandingkan dengan harga pasar antara Rp11.000-Rp12.000 per kg. Gula dijual Rp13.000 per kg, dan bawang merah Rp25.000 per kg dari harga pasar Rp50.000 per kg.

“Operasi pasar beras ini untuk mengendalikan harga di pasar,” ujarnya. (*)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda