Home / Travel / Jelajah Mulut Seribu di Rote Naik Perahu

Jelajah Mulut Seribu di Rote Naik Perahu

Kawasan Perairan Mulut Seribug/Foto: Gamaliel
Kawasan Perairan Mulut Seribug/Foto: Gamaliel

Bagikan Halaman ini

Share Button

Rote–Menikmati liburan saat di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, bisa dilakukan dengan berbagai aktivitas.

Salah satu yang patut dicoba ialah menjelajahi kawasan Mulut Seribu. Gugusan pulau di Kecamatan Landu Leko ini mulai berkembang menjadi tujuan wisata favorit.

Traveler akan menikmati penorama pulau-pulau kecil dikelilingi pasir putih, serta berjumpa warga yang mengangkut hasil panen rumput laut menggunakan perahu motor.

Perjalanan menuju Mulut Seribu diawali dari Kupang, ibu kota Nusa Tenggara Timur. Setiap hari, armada feri milik PT ASDP melayari jalur Kupang-Rote.

Jika mengendarai kendaraan pribadi, dari Dermaga Feri Pantai Baru, Rote, perjalanan menuju arah timur menuju pelabuhan Pepela di Kecamatan Rote Timur. Jika tidak membawa kendaraan pribadi, perjalanan dapat dilanjutkan dengan angkutan perdesaan.

Baca Juga :  Wisata Menonton Ikan Paus di NTT Mulai 2018

Rute lainnya yakni naik kapal cepat atau pesawat menuju Ba’a, ibu kota Kabupaten Rote Ndao sebelum melanjutkan perjalanan ke Rote Timur dengan mobil carteran. Tiba di kampung nelayan Papela, perjalanan diteruskan dengan perahu motor milik nelayan. Harga sewa perahu tidak akan menguras isi kantong.

Berwisata di Mulut Seribu disarankan dengan rombongan sehingga bisa patungan membayar sewa perahu, dan mobil. Satu perahu berkapasitas antara 5-6 orang termasuk nakhoda.

Jangan lupa membawa topi untuk melindungi kepala dari sengatan matahari serta peralatan untuk melindungi kamera dari kerusakan karena percikan air laut. Hal yang tidak boleh dilupakan ialah tidak berwisata di musim barat mengingat perairan di sana terhubung ke Laut Timor sehingga bergelombang tinggi.

Baca Juga :  Selamat, Nemberala Juara 1 Anugerah Pesona Indonesia 2016

Kepala Desa Pukuafu, Kecamatan Landu Leko, Dedi Kolifai mengatakan, wisatawan yang baru pertama kali datang ke Mulut Seribu perlu ditemani pemandu yang berasal dari nelayan setempat.

Alasannya jalur masuk maupun jalur keluar menuju lokasi wisata ini hampir seragam sehingga tanpa pemandu, traveler akan kewalahan menemukan jalan keluar.

Hanya ada dua pintu masuk ke kawasan ini. Sebelum tiba di tengah, perahu masih melewati satu pintu lagi, Pintu-pintu berukuran sempit, dan terletak di antara tebing karang.  Namun, Anda akan takjub menyusuri selat antara pulau-pulau kecil ini. Perjalanan wisata Anda berkesan dan akan selalu dikenang. Tertarik berpetualang di Mulut Seribu? (gma)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda