Home / Humaniora / Isak Tangis Warnai Penjemputan Jenazah Jonathan Kana

Isak Tangis Warnai Penjemputan Jenazah Jonathan Kana

Ambulans Mengangkut Jenasah JK. Foto: Gamaliel
Ambulans Mengangkut Jenasah JK. Foto: Gamaliel

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Isak tangis terpecah di Gedung VIP Bandara El Tari Kupang saat jenasah anggota DPRD NTT Jonathan Kana yang diangkut Pesawat Nam Air mendarat Sabtu (2/7/2016) puku 12.07 Wita.

Jenasah diturunkan dari pesawat ke mobil ambulans yang membawanya ke gedung VIP. Di sana menunggu keluarga dan ratusan kerabat dan kenalan yang menunggu kedatangan jenasah sejak beberapa jam sebelumnya.

Di antaranya Wakil Ketua DPRD NTT Gabriel Beri Bina dan Nelson Matara serta sejumlah anggota DPRD dan staf sekretariat. Selain itu turut menjemput jenasah Ketua DPD Partai Demokrat NTT Jefri Riwu Kore dan mantan ketua DPD Partai Demokrat John Kaunang.

Jonathan Kana meninggal di rumah salah satu keluarganya di Waingapu, Sumba Timur pada Jumat (1/7).

Baca Juga :  BRI Kupang Beri Bantuan Satu Unit Ambulans

Seorang anggota keluarga mengatakan tidak tahu penyebab meninggalnya anggota DPRD yang dekat dengan wartawan tersebut. Di kalangan wartawan, mendiang Jonathan Kana sering dipanggil dengan sebutan JK.

“Pagi hari sebelum meninggal, pak Jonathan sempat makan pagi. Setelah itu ia masuk kembali ke kamar dan tidur,” kata salah satu anggota keluarga.

Karena berjam-jam tidak keluar kamar, keluarga mengetuk pintu namun tidak ada jawaban dari dalam. Pintu kamar kemudian dibuka paksa dan menemukan anggota DPRD dua periode ini terbujur kaku. Saat ini jenasah sudah tiba di rumah duka di Jalan Amabi, Tofa. (gma)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda