Home / Humaniora / Irnawati Kahi, Mahasiswi FST Undana Meninggal di Kapal Ine Rie II

Irnawati Kahi, Mahasiswi FST Undana Meninggal di Kapal Ine Rie II

Ilustrasi
Ilustrasi

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Penumpang Kapal Motor (KM) Ine Rie II yang meninggal dalam pelayaran Aimere-Waingapu adalah mahasiswi ¬†semester 2 Jurusan Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Undana.

Korban bernama Irnawati Rambu Kahi, 19 tahun, meninggal pada Kamis (7/7) sekitar pukul 24.00 Wita.

Jenasah Irna sudah dijempaut keluarga begitu kapal Ine Rie II sandar di Pelabuhan Waingapu pada Jumat (8/7) pukul 17.30 Wita.

Irna bersama seorang adiknya berlayar dari Kupang kembali ke kampung halamannya di Sumba Timur untuk berobat. Informasi yang dihimpun dari penumpang kapal, menduga Irna menderita asma.

“Adiknya bilang, Irna sudah dua hari tidak makan,” kata Agus Baja, penumpang kapal tersebut yang dihubunngi lintasntt.com lewat telepon.

Baca Juga :  Cerita sedih Miranda kehilangan ayahandanya

Agus mengatakan, KM Ine Rie II bertolak dari Pelabuhan Aimere sekitar pukul 20.30 Wita. Kapal diterjang gelombang tinggi ketika melilntasi Selat Sumba antara Pulau Sumba dan Flores.

Sempat Dirawat

Dia mengatakan seorang perawat yang ikut berlayar di kapal tersebut sempat memberikan pertolongan kepada Irna, namun sia-sia karena di kapal tidak tersedia obat.

“Saya dengar mereka minta obat asma, tetapi tidak ada obat sampai Dia meninggal,” ujarnya.

Menurut Agus, setelah meninggal, jenasah dibungkus dengan kain dan dibaringkan bagian belakang di dek tiga. “Selama pelayaran hanya adik yang jaga jenasah kakaknya,” kata Agus.

General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Fery Cabang Kupang Arnoldus Yansen mengatakan dua penumpang KM Ine Rie II yang meninggal dalam pelayaran tersebut mendapat asuransi dari Jasa Raharja. (gma)

Baca Juga :  Natal Demokrat: Yesus Datang untuk Menyelamatkan Manusia

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda