Home / Bisnis / Inovasi jadi Kunci UMKM NTT Bertahan Selama Pandemi

Inovasi jadi Kunci UMKM NTT Bertahan Selama Pandemi

Kepala BI Perwakilan NTT I Nyoman Ariawa Atmaja /Foto: Lintasntt.com
Kepala BI Perwakilan NTT I Nyoman Ariawa Atmaja /Foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang – Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Nusa Tenggara Timur, I Nyoman Ariawan Atmaja menyebutkan inovasi menjadi kunci utama usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bertahan di tengah pandemi korona.

“Untuk itu, kita segera bekin program ‘survive‘ UMKM selama covid ini,” katanya kepada wartawan di Kupang, Kamis (21/5).

Program itu dikucurkan mengingat kontribusi UMKM terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) NTT mencapai 99%. Sektor UMKM ikut terpukul akibat pandemi korona yang kemudian berdampak terhadap perlambatan ekonomi.

Selama triwulan I 2020, perekonomian NTT tumbuh hanya 2,84% secara tahunan (year on year/yoy),
dibandingkan triwulan IV 2019 sebesar 5,32%.

Dia memprekdiksi pada triwulan II 2020, pertumbuhan ekonomi NTT dibawah 2,84%. Perekonomian NTT diharapkan mulai bangkit pada triwulan III dan triwulan IV 2020. “Karena itu, mulai minggu depan kita mulai melakukan pemulihan ekonomi,” tandasnya.

Baca Juga :  Pertamina akan Jual Pertalite dan Dexlite di Kupang

Program ini akan melibatkan berbagai sektor terutama antara lain pemerintah daerah seperti dinas UMKM dan akademisi. “Pertama, kita bangun semangat dulu, bagaimana bisa bangkit dari kondisi yang agak susah saat ini,” katanya.

Menurut Nyoman, pihaknya akan menyiapkan sejumlah program, misalnya UMKM bisa melakukan inovasi memproduksi sayuran atau ikan.

Sementara itu, imbas korona menyebabkan pertumbuhan ekonomi NTT sepanjang 2020 antara 2,95-3,35% (yoy). Angka itu tumbuh lebih rendah jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi NTT 2019 sebesar 5,20%. (sumber: mi/palce)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda