Home / Politik / Ini Klarifikasi Teman Ahok soal Isu Pengeluaran Rp12 Miliar

Ini Klarifikasi Teman Ahok soal Isu Pengeluaran Rp12 Miliar

Ilustrasi: Ahok dan Nenek yang Ditolong untuk Mendapat Rusunawa Marunda.
Ilustrasi: Ahok dan Nenek yang Ditolong untuk Mendapat Rusunawa Marunda.

Bagikan Halaman ini

Share Button

Jakarta—Ini klarifikasi Teman Ahok terkait tuduhan pengeluaran sampai Rp12 miliar. Klarifikasi ini diteken Juru Bicara Teman Ahok Amalia Ayuningtyas

“ Katanya Teman Ahok keluarkan sampai 12 miiliar? Di sinilah letak fitnah yang lucu yang disampaikan oleh Pak Richard cs. Dari informasi yang kami terima ini bahkan dibuatkan oleh perkiraan ormas yang mempolitisasi mereka. Mari kita tengok sejenak, perkiraan mereka. Berikut penjelasan kami, yang kami confirm dari data keuangan.

a. HONOR PJ POSKO. Honor tidak bisa dikali 153 tiap bulan, karena jumlah posko tidak selalu 153 posko. Di posko terdaftar juga tidak semua aktif di bulan tersebut. Bahkan ada waktu seperti Agustus dan September 2015, yang jumlah posko Aktif hanya 15 dan 35 Posko. Dan tidak semua PJ Posko adalah orang yang “butuh uang” seperti Pak Richard cs. Ada juga yang tidak mau menerima dana operasional, karena akhirnya ada uang untuk operasional sendiri.

Baca Juga :  Golkar Versi ARB di NTT Mulai Jaring Calon Kepala Daerah

b. HONOR KOORDINATOR POSKO. Tidak semua Koordinator Posko mendapat honor, hanya mereka yang membutuhkan uang. Bahkan Koordinator Posko adalah orang yang mapan, kebanyakan hanya minta dibiayai jika mengumpulkan para PJ Posko untuk biaya makan dan meeting

c. Biaya Distribusi Koran TA tidak bisa dikali 153, sesuai dengan kondisi di poin (a)

d. Biaya Cetak Koran TA semuanya ditanggung donatur yang mempunyai percetakan. Teman Ahok terima bersih dalam bentuk Koran jadi, jadi tidak ada aliran dana. Semua ini ada buktinya, dan para donatur juga bisa dikonfirmasi.

e. Pengadaan Printer, HP dan Laptpop sebagian dibeli dan sebagian pinjaman. Dan yang pasti ini aset. Dan tidak semua posko juga diberikan, karena mereka ada yang punya printer dan laptop sendiri, dan menolak HP karena HP yang kita berikan tidak lebih baik dari punya mereka.

Baca Juga :  Kamis, Jusuf Kalla Kampanye di Kota Kupang

f. Spanduk Posko, semua bukti ada, dan tidak 500 buah, kami tidak tahu dari mana perkalian mereka dapat.

g. Pengadaan seragam juga adalah donasi dalam bentuk barang. Kecuali ada dalam bentuk susulan.

Dari item-item keuangan yang mereka sebut dalam keuangan tersebut, kami bisa pastikan ini adalah karangan belaka untuk menjatuhkan Teman Ahok, dan menghilangkan harga satu juta KTP yang sudah terkumpul. Bisa juga ini merupakan pancingan untuk Teman Ahok mengeluarkan detail laporan keuangan untuk menjadi celah serangan berikutnya.

Teman Ahok belum mengeluarkan laporan keuangan untuk 2016. Di 2016 kita sangat fokus mengumpulkan KTP karena ada pengumpulan ulang. Teman Ahok tetap menjunjung transparansi dalam bentuk laporan keuangan. Laporan lengkap nanti akan kami berikan saat kami mendaftarkan Ahok-Heru sebagai calon independen. Semua akan dipertanggungjawabkan. (sumber: media indonesia.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda