Home / Daerah / Ile Lewotolok dan Rokatenda Berstatus Waspada

Ile Lewotolok dan Rokatenda Berstatus Waspada

Ile Lewotolok/Foto: Magma
Ile Lewotolok/Foto: Magma

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang-–Dua gunung di Nusa Tenggara Timur dilaporkan dalam status waspada (Level II), Selasa (30/10).

Dua gunung itu naik status sejak Senin (29/10) menyusul peningkatan aktivitas kegempaan yakni Gunung Rokatenda di Kabupaten Sikka, dan Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata.

” Selama Senin terjadi satu kali gempa hembusan, empat kali gempa vulkanik dalam, dan hybrid atau fase sebanyak satu kali,” ujar Pengamat Gunung Api Gunung Ile Lewotolok, Albertus Galih.

Dia menyebutkan gempa hembusan berlangsung selama 6,5 detik, hibryd selama 9,5 detik, dan gempa vulkanik dalam antara 3-8 detik. “Laporan aktivitas kegempaan berikutnya dalam jangka waktu 24 jam,” kata Albertus.

Sementara itu secara visual, kawah gunung Ile Lewotolok terlihat secara jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dengan ketinggian 2-10 meter.

Baca Juga :  Australia Bantu Berantas Wabah Hog Cholera di NTT

Terkait meningkatnya aktivitas kegempaan, Pos Pengamatan Gunung Ile Lewotolok melarang warga melakukan pendakian atau beraktivitas di zona prakiraan bahaya dalam radius dua kilometer dari puncak gunung.

Sementara itu sesuai laporan dari pos pengamat Gunung Rokatenda, selama Senin terjadi dua gempa hembusan dengan amplituda 15-17 milimeter (mm) selama tujuh detik, dan satu kali gempa dalam dengan amplituda 43 mm selama 29 detik.

Gunung dengan ketinggian 875 meter itu juga tertutup untuk pendakian. Masyarakat dan wisatawan dilarang melakukan kegiatan pada lembah-lembah sungai yang berhulu dari sekitar puncak maupun kubah lava baru. (sumber: mi/palce)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda