Home / Daerah / Hujan Mulai Turun di Nusa Tenggara Timur

Hujan Mulai Turun di Nusa Tenggara Timur

Hujan
Hujan

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur menyebutkan daerah itu mulai memasuki masa pancaroba, atau peralihan musim kemarau ke musim hujan.

Indikasi masa pancaroba terlihat dari mulai turunnya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah pada Minggu (21/10)

Wilayah yang mulai turun hujan dilaporkan di sejumlah lokasi di Kabupaten Timor Tengah Selatan yakni Kota Soe dan Amanuban. Hujan juga turun di Kabupaten Kupang yakni Camplong, Tuakau, Amfoang, Fatuleu, Nuafalo, Barate dan Nuafalo. Sesuai laporan BMKG, hujan turun dari pukul 14.41-15.30 Wita.

Sedangkan di wilayah lainnya seperti kawasan Bendungan Tilong di Desa Oelnasi hingga Desa Oelpuah di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, hujan turun dengan intensitas rendah selama 30 menit.

Baca Juga :  16 Rumah Adat di Kampung Bondo Maroto Ludes Terbakar

BMKG juga mengingatkan warga untuk waspada terhadap potensi angin kencang di wilayah Kabupaten Kupang. “Jika curah hujan rata-rata per dasarian di atas 50 milimeter diikuti dua dasarian berikutnya baru dapat kita simpulkan suatu daerah memasuki musim hujan,” kata Prakirawan BMKG Kupang Ni Putu Nonik Prianti.

Menurut Nonik, BMKG memprediksikan NTT memasuki musim hujan pada dasarian I Desember 2018. Potensi hujan lokal juga diprediksi turun di tiga lokasi pada Senin (22/10) yakni Ruteng, Soe, dan Oelamasi.

Meski mulai turun hujan, suhu udara di NTT masih mencapai 35 derajat celcius pada siang hari dan 18 derajat celcius pada malam hari. BMKG juga minta warga mewaspadai potensi gelombang tinggi di perairan yang mencapai dua meter di Laut Sawu dan wilayah perairan NTT selatan hingga barat pada Senin (21/10). (gma)

Baca Juga :  Gubernur NTT Serahkan LKPj 2017

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda