Home / Lingkungan / Hotel Sotis Diduga Masuk Sempadan Pantai, Ini Jawaban Manajemen

Hotel Sotis Diduga Masuk Sempadan Pantai, Ini Jawaban Manajemen

Sari Sedhu/Copyright: Lintasntt.com
Sari Sedhu/Copyright: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Manajemen Hotel Sotis Kupang menjawab permintaan gubernur NTT untuk membongkar bangunan hotel tersebut jika hasil pengukuran memperlihatkan bangunan itu masuk kawasan sempadan pantai.

Saat ini Gubernur Viktor Laiskodat telah membentuk tim untuk mengukur seluruh bangunan yang dibangun dekat pantai di sepanjang Teluk Kupang, terutama bangunan hotel dan restoran. Pengukuran itu untuk menegakan aturan.

Aturan yang diduga dilanggar ialah Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 51 Tahun 2016 tentang Batas Sempadan Pantai.

Perpres tersebut dibuat untuk melaksanakan ketentuan Pasal 31 ayat ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil yang telah diubah dengan UU Nomor 1 Tahun 2014.

General Manager Sotis Hotel Kupang Sari Sedhu mengatakan pihaknya belum tahu apakah bangunan hotel sotis masuk sempadan pantai.

Baca Juga :  TNC: Kelestarian Penyu Hadapi Lima Ancaman Terbesar

“Bangun hotel di mana-mana pasti ada izinnya,” kata Sari kepada wartawan.

Termasuk bangunan gedung hotel Sotis, telah mengantongi izin dari pemerintah daerah sebelum dibangun.

Namun alasan pemerintah daerah mengeluarkan izin pembangunan hotel Sotis, Sari mengaku tidak tahu. Pasalnya urusan tersebut ada di tangan pemilik hotel. “Saya hanya sebagai pengelola. Mengelola hotel milik orang,” ujarnya. (sumber: mi/p)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda