Home / Hukum / Hakim Menolak Eksepsi Tergugat, Sidang HGU Garam Jalan Terus

Hakim Menolak Eksepsi Tergugat, Sidang HGU Garam Jalan Terus

pt pkgd jp

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Sidang kasus pembukaan lahan garam tanpa izin di area Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Puncak Keemasan Garam Dunia (PKGD) di Pengadilan Negeri (PN) Kupang terus berlanjut.

Sidang dilanjutkan setelah upaya mematahkan gugatan PT PKGD yang dilakukan para tergugat tidak berhasil. Upaya tersebut dilakukan dengan mengajukan eksepsi ke pengadilan.

“Eksepsi dari tergugat mengenai kompetensi relatif yakni kewenangan mengadili PN Kupang terhadap gugatan klien kami,” kata Kuasa Hukum PT PKGD Henry Indraguna dalam jumpa pers di Kupang, Kamis (6/12/2018).

Tergugat dalam kasus ini ialah PT Timor Livestock Lestari (tergugat 1), Donikson Laisnima (tergugat 2), PT Garam Indo Nasional (tergugat 3), Koperasi Feto MOne Sonaf Onimana (tergugat 4), dan turut tergugat II Kantor Pertanahan Kabupaten Kupang.

Baca Juga :  Diduga Sarang ISIS, Masjid di Malang Digeruduk Santri

Kuasa Hukum PT PKGD Henry Indraguna mengatakan upaya tergugat mematahkan gugatan dilakukan dengan mengajukan eksepsi. Dalam eksepsi disebutkan persoalan HGU garam masuk sengketa lahan sehingga harus diselesiakan di PN Oelamasi di Kabupaten Kupang.

“Kalau sengketa lahan itu ada dobel sertifikat, tetapi dalam kasus ini, PT PKGD adalah pemilik lahan dan ada orang lain masuk ke lahan kami,” kata Henry

Menurut Henry, orang-orang yang masuk tanpa izin ke lahan HGU di Kabupaten Kupang tersebut, melakukan tindakan melawan hukum yang dibuktikan dengan adanya aktivitas membuka tambak garam dan mengerjakan konstruksi. Selain itu, aktivitas yang sedang berlangsung di area HGU tanpa izin dari PT PKGD.

Baca Juga :  Satu Lagi Korban Kebakaran Pabrik Semen Kupang Meninggal

Henry menyebutkan putusan sela perkara nomor 148/PDT.G/2018/PN Kupang itu telah dibacakan oleh majelis hakim PN Kupang pada sidang 5 Desember 2018

“Majelis hakim secara arif dan bijaksana memberikan pertimbangan-pertimbangan hukum yang secara tepat dan benar sehingga memutuskan menolak eksepsi yang diajukan oleh tergugat,” tambahnya. (mi/gma)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda