Home / Politik / H-2 Pemilu, KPU se-NTT Sibuk Urus Surat Suara Pengganti

H-2 Pemilu, KPU se-NTT Sibuk Urus Surat Suara Pengganti

ILUSTRASI: Surat Suara Pemilu 2019/Foto: Lintasntt.com
ILUSTRASI: Surat Suara Pemilu 2019/Foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–KPU Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama 22 KPU kabupaten dan kota sibuk melakukan penyortiran, pelipatan dan pengepakan 827.059 lembar surat suara pengganti yang baru tiba di masa tenang pemilu.

Surat suara pengganti tersebut tiba dalam dua gelombang. Gelombang pertama berjumlah 381.587 lembar seberat 17 ton, tiba sejak Sabtu (13/4). Sedangkan 445.472 lembar lagi seberat 20 ton, dijadwalkan tiba pada Minggu (14/4) pukul 19.00 Wita.

Ketua KPU NTT Thomas Dohu mengatakan surat suara dikirim menggunakan pesawat dari dua lokasi berbeda yakni Pulogadung dan Sentul.

Thomas memastikan surat suara yang pengganti tersebut dalam kondisi baik sehingga tidak butuh lagi surat suara pengganti. “Sudah diperhitungkan karena ini kan sudah emergency,” kata Thomas Dohu.

Baca Juga :  Mahud MD Menilai Aneh, Pernyataan Ratna Sarumpaet ke Ahok

Menurut Thomas, setelah surat suara tiba di bandara langsung dibawa ke kantor KPU untuk dilakukan penyortiran, pelipatan, dan pengepakan. “Surat suara disortir, dilipat dan dikemas selesai pada hari yang sama,” ujarnya.

Sesuai data KPU, surat suara yang tiba pertama terdiri dari surat suara DPR RI dapil NTT 1 sebanyak 79.689 lembar, surat suara DPR RI dapil NTT 2 sebanyak 258.848 lembar, dan surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden (PPWP) sebanyak 43.050 lembar.

Selanjutnya surat suara yang tiba di Minggu malam terdiri dari surat suara DPRD provinsi sebanyak 238.649 lembar, surat suara DPD 23.687 lembar, dan surat suara DPRD kabupaten dan kota sebanyak 183.136 lembar.

Baca Juga :  Hasil 'Real Count' KPU, Jefri-Herman Menang 52,86%

Sesuai aturan tambah Thomas, surat suara harus tiba di TPS satu hari sebelum pemunggutan suara.

Mengantisipasi keterlambatan pengiriman surat suara ke TPS, KPU kabupaten dan kota mendahulukan pengiriman surat suara ke wilayah terpencil, atau jangkauannya dari kantor KPU kabupaten lebih dari satu hari perjalanan. (mi/gma)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda