Home / Nasional / Gubernur NTT Naik Kapal Perang Beri Nama untuk 6 Pulau

Gubernur NTT Naik Kapal Perang Beri Nama untuk 6 Pulau

Ilustrasi Pulau Batek di Perbatasan RI-Timor Leste/Foto: Gamaliel
Ilustrasi Pulau Batek di Perbatasan RI-Timor Leste/Foto: Gamaliel

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Sebanyak enam pulau di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan diberi nama oleh Gubernur Frans Lebu Raya pada 14 April 2016.

Kunjungan ke enam pulau tersebut akan menggunakan kapal perang milik TNI Angkatan Laut.

“Saya akan naik KRI (Kapal Republik Indonesia) menuju 6 pulau untuk memberi nama-nama. Kita lihat titik koordinatnya dan pasang papan,” kata Frans saat menerima ketua dan anggota Komisi V DPR RI di Kupang, kemarin.

Gubernur mengatakan NTT memiliki 1.192 pulau, banyak dari pulau-pulau tersebut belum diberi nama. Namun koordinat pulau-pulau tersebut belum disebutkan. Ia mengatakan NTT memiliki tiga pulau besar yakni Timor, Sumba, dan Flores.

Untuk menghubungkan pulau-pulau tersebut perlu infratruktur dermaga dan lapangan udara. Karena terdiri dari pulau-pulau, NTT tidak hanya memiliki satu bandara. Saat ini NTT memiliki 14 bandara, satu bandara tengah dibangun di Pulau Pantar, Kabupaten Alor.

Baca Juga :  Gubernur NTT Gelar Halal Bihalal

“Ini tantangan. Beda dengan daerah lain, dan risikonya lebih besar,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Komisi V DPR Fary Francis mengatakan dalam kunjungan kerja tersebut, pihaknya bertemu Angksa Pura 1 Bandara El Tari, Perusahaan Daerah Air Minum Kota Kupang, Pantai Lasiana, dan sejumlah proyek yang tengah dikerjakan mengunakan anggaran APBN.

“Kebutuhan air bersih di Kota Kupang sebanyak 26 ribu dan di Kabupaten Kupang 9,000 pelanggan. Totalnya 35 ribu pelanggan,” ujarnya.

Fary juga menyampaikan rencana pembangunan Bendungan Manikin di Kabupaten Kupang untuk menyediakan air bersih bagi warga, jika rencana pembangunan Bendungan Kolhua di Kota Kupang tetap mendapat penolakan dari warga.

“Untuk kebutuhan air bersih di Kota Kupang sebanyak 26 ribu dan di Kabupaten Kupang 9.000 pelanggan. Totalnya 35 ribu pelanggan,” kata Fary. (gma)

Baca Juga :  NTT Terapkan Aturan Tamu Wajib Lapor 1x24 Jam

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda