Home / Hukum / Gubernur NTT Ancam Patahkan Kaki Pelaku Human Trafficking

Gubernur NTT Ancam Patahkan Kaki Pelaku Human Trafficking

Viktor-Josef/Foto: Lintasntt.com
Viktor-Josef/Foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat bakal mengambil tindakan tegas terhadap pelaku perdagangan manusia (human trafficking) yang masih berani merekrut warga untuk dipekerjakan ke luar negeri.

Viktor bahkan mengancam mematahkan kaki pelaku human trafficking, jika berani datang lagi ke NTT untuk merekrut putra-putri daerah itu kemudian dipekerjakan sebagai buruh murah, pekerja seks, dan asisten rumah tangga.

“Kita akan kerjasama dengan Danrem dan kapolda. Yang kerjasama seperti ini (human trafficking) kalau patah kaki, gubernur sumbang uang,” kata Viktor saat menyampaikan pidato perdana di DPRD NTT, Senin (10/9).

Viktor yang dilantik Presiden Joko Widodo pad 5 September 2018, menegaskan angka pengiriman jenasah TKI tewas dari luar negeri ke NTT meningkat setiap tahun.

Baca Juga :  Harga Jual TKI asal NTT di Malaysia Rp4,5 Juta, Paling Mahal Berapa?

Pada 2013, ada 31 jenasah, meningkat menjadi 21 jenasah pada 2014, 28 jenasah pada 2015, 49 jenasah pada 2016, 62 jenasah pada 2016, dan selama Januari-September 2018 sebanyak 71 jenasah.

Angka itu di luar warga NTT yang tewas dan dimakamkan di luar negeri. “Ini bukan soal angka jenasah yang dipulangkan, ini manusia, dan ini masalah serius,” tandasnya.

“Semua jaringan perdagangan manusia harus dibasmi sampai ke akar-akarnya,” kata Viktor disambut tepuk tangan anggota DPRD dan undangan.

Sedangkan untuk memberikan pekerjaan kepada warga, pemerintah akan menghadirkan program kewirausahaan dari desa hingga kota. “Pemuda dan pemudi NTT akan diberdayakan dengan keterampilan dan modal kerja untuk memanfaatkan usaha di sektor informal, mikro dan kecil, serta koperasi. (gma)

Baca Juga :  Kepala Pelni Kupang Ditangkap di Hotel Amaris

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda