Home / Humaniora / Gereja Masih Harus Menata Tugas Misional

Gereja Masih Harus Menata Tugas Misional

Foto Bersama Majelis Sinode GMIT/Foto: Ellya Djawas
Foto Bersama Majelis Sinode GMIT/Foto: Ellya Djawas

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Ketua Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Pendeta Mery Kolimon mengatakan penataan administrasi dalam tubuh gereja semakin mapan.

Pendeta Mery mengatakan itu seusai serah terima jabatan Majelis Sinode GMIT di Gereja Koinonia, Kupang, Minggu (10/1).

“Kita bergereja di tengah jemaat yang masih bergumul dengan kemiskinan, kekerasan dalam rumah tangga, angka putus sekolah, ancaman kekeringan dan gagal panen, perdagangan orang, tingginya angka kematian ibu dan anak. Dalam semua itu kita masih harus berjuang mencari cara agar karya dan manejemen eklesia kita mampu menyentuh masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan pengurus Sinode GMIT terus berkomitmen memberikan pelayanan dan harus mampu membuktikan soliditas feminis dan soliditas pembebasan.

Baca Juga :  Warga Minta Jenasah Gerson Poyk Dimakamkan di TMP Dharmaloka

Solidaritas tersebut lahir dari kesadaran bahwa kepemimpinan perempuan harus membuktikan dirinya efektif dalam masyarakat yang patriarkis.  Dia meminta seluruh jemaat GMIT untuk doakan kepemimpinannya agar bisa beri yang terbaik.

“Kami bersembilan bersepakat dalam pelayanan ini, kami berusaha taat kepada tata gereja, agar dengan begitu kita belajar menjadi gereja yang terus menerus memlihara identitasnya sebagai murid Kristus,” tandasnya.

Menurutnya, gereja protestan seabgai gereja reformasi mesti terus mereformasi dan memperbaharui dirinya. Reformasi adalah membuat perubahan terutama dalam hal lembaga dan prakteknya agar gereja menjadi lebih baik, menjadi gereja yang setia dalam identitas reformasi berarti bersedia untuk terus menerus berubah. (rr)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda