Home / Humaniora / Gekira Kutuk Tragedi Minggu Paskah di Sri Lanka

Gekira Kutuk Tragedi Minggu Paskah di Sri Lanka

Fary Djemi Francis
Fary Djemi Francis

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) menyatakan duka cita mendalam dan solidaritas yang sebesar-besarnya terhadap para korban dan keluarga korban aksi peledakan bom di gereja dan hotel saat perayaan minggu paskah di Sri Lanka, Minggu (21/4/2019).

Gekira menilai aksi brutal ini sangat mencederai rasa kemanusiaan (sensus humanitas), rasa keagamaan (sensus religiositas) dan rasa keimanan (sensus fidei) umat Kristiani yang sedang merayakan hari raya keagamannya.

“Gekira mengutuk keras aksi ini dan meminta Pemerintah Sri Lanka dan dunia internasional untuk mengusut tuntas aksi terkutuk ini,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Gekira, Fary Djemy Francis di Kupang, Senin (22/4).

Fary meminta setiap pihak untuk tetap berwaspada terhadap aksi-aksi brutal kaum radikalis. “Agama bukan tempat menabur benih kekerasan. Apapun alasannya, kekerasan harus dilawan. Solidaritas kemanusiaan universal mesti ditumbuhkan untuk melawan kekerasan ini,” tambahnya.

Baca Juga :  Dua Kapal Polisi Amankan Prosesi Laut Semana Santa

Fary juga minta setiap orang untuk mendoakan para korban tragedi minggu paskah tersebut. Semoga dalam terang kebangkitan paskah, para korban yang meninggal dapat beristirahat dalam kedamaian surgawi dan keluarga diberi kekuatan menerima situasi duka cita ini.

“Gekira mengutuk keras aksi kejahatan terhadap kemanusiaan ini. Sikap mawas diri, berjaga-jaga dan berwaspada harus terus dihidupkan agar tidak terjadi lagi kasus serupa di Sri Lanka maupun di Tanah Air kita Indonesia,” ujarnya. Aksi pengeboman tersebut menakibakan 207 orang tewas, dan 450 orang lainnya terluka. (mi)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda