Home / Politik / Galang Koalisi, Ibrahim Medah Daftar ke PKPI

Galang Koalisi, Ibrahim Medah Daftar ke PKPI

Medah Daftar ke PKPI/Foto: Lintasntt.com
Medah Daftar ke PKPI/Foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Partai Gokar Ibrahim Agustinus Medah mendaftar ke Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Jumat (9/6).

Sebelumnya, Medah juga mendaftar ke DPD PDIP dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai bakal calon gubernur periode 2018-2023

“Kami dari Partai Golkar ingin bergandengan tangan dengan PKPI untuk bersama-sama mengajukan calon gubernur dan wakil gubernur dalam pilkada 2018 mendatang. Kami juga ingin sama-sama dengan PKPI untuk mengatasi masalah pelik di NTT,” kata Medah saat mendaftar di Kantor Dewan Pimpinan Provinsi (DDP) PKPI NTT.

Pada kesempatan itu, Medah menyampaikan jika Tuhan berkehendak maka ia ingin memimpin NTT lima tahun ke depan. Keninginan itu termotifasi karena melihat NTT masuk dalam provinsi yang jumlah keluarga miskin masih cukup tinggi. Ini adalah bukan kegagalan dari gubernur-gubernur terdahulu, tetapi NTT kritis karena masalah yang kompleks termasuk kondisi alam.

Baca Juga :  Pasang Iklan Sendiri di Media, Paslon Wali Kota akan Dicoret

Kondisi alam wilayah NTT juga membuat gubernur-gubernur terdahlu merasa galau, namun mereka bukan gagal karena sudah banyak yang mereka lakukan demi rakyat di daerah itu.

Sekitar 80 persen penduduk NTT adalah petani, tetapi curah hujan yang minim mengakibatkan gagal tanam dan gagal panen yang akibatnya rawan pangan.

“Saya yakin bisa mengatasi masalah ini meskipun NTT adalah daerah yang curah hujannya minim. Pengalaman saya di birokrasi dan politik selama 46 tahun saya yakin bisa mengatasi masalah-masalah tersebut bersama rakyat dan juga partai lainnya,” ujar Medah.

Dia menegaskan, selain sebagai daerah miskin, NTT juga masih tergantung pada APBN. Dikhawatirkan ketika masyarakat mengalami paceklik karena gagal tanam dan gagal panen maka ternak peliharaan mereka dijual untuk membeli pangan. Setelah hewan dan ternak peliharaan habis terjual maka mereka terpaksa mencari kerja di luar negeri seperti TKI dan TKW. Karena itu, harus segera mengubah pola pikir masyarakat dan sistem kerja di sektor pertanian.

Baca Juga :  Kelembagaan Perangkat Pemprov NTT Mulai Ditata

Medah juga tidak meremehkan calon gubernur lainnya, dan hanya menjelaskan kalau dia sangat paham dan bisa mengatasi masalah kemiskinan di NTT. Keberhasilan gubernur-gubernur terdahulu tetap dilanjutkan jika dia dipercayakan masyarakat NTT untuk lima tahun ke depan.

“Keberhasilan gubernur terdahulu seperti Frans Lebu Raya dan gubernur-gubernur sebelumnya tetap dilanjutkan. Kami harap bergandengan tangan dengan PKPI untuk mengatasi masalah yang pelik di NTT,” jelas Medah.(sumber: sinarharapan/Dis Amalo)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda