Home / Politik / Fary Francis: Soal Reshuffle, Penyerapan APBN Jadi Tolak Ukur

Fary Francis: Soal Reshuffle, Penyerapan APBN Jadi Tolak Ukur

Bagikan Halaman ini

Share Button
Ketua Komisi V DPR Fary Francis

Ketua Komisi V DPR Fary Francis

Jakarta—Ketua Komisi V DPR RI Ir Fary Djemy Francis MA menyatakan pihaknya belum bisa memberikan penilaian terhadap kinerja tiga kementerian yang menjadi mitranya.

Tiga kementerian yang menjadi pasangan kerja komisi itu antara lain; Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Bidang Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi).

Evaluasi kinerja terhadap mitranya terganjal struktur kementerian yang sampai saat ini masih belum juga rampung. Dari ketiganya, kata Fary, hanya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat yang sudah menyelesaikan struktur jabatannya pekan lalu.

Fary mengatakan, waktu enam bulan masih terlalu dini bagi pihaknya untuk mengukur kinerja kementerian yang banyak memiliki program kerja pada pembangunan infrastruktur.

Baca Juga :  KPU NTT Bantah Lakukan Kecurangan saat Pemilu Presiden

“Kita, kan, bidang infrastruktur. Tetapi yang paling bisa kita ukur pertama berkaitan dengan resapan anggaran APBN 2015. Itu ukurannya,” kata Fary seperti dikutip VIVA.co.id, Jumat 8 Mei 2015.

Menurut Fary, tolak ukur lain yang menjadi standar evaluasi terhadap pasangan kerjanya adalah kebijakan yang selaras dengan program kerja pemerintahan Jokowi JK.

“Apakah itu memberikan dukungan terhadap program baik jangka panjang maupun jangka menengah dari pencapaian pembangunan infrastruktur. Sementara target capaian masih belum bisa diukur,” katanya.

Pertengahan April lalu lembaga survei Poltracking menyebut hanya 47 persen publik mengaku puas dengan kinerja Jokowi, sedangkan kinerja JK hanya 44,8 persen. Publik mengaku kecewa terhadap pemerintahan Jokowi di bidang ekonomi (66,6 persen), sektor hukum (55,6 persen) dan keamanan (50,7 persen).

Baca Juga :  Antonius-Agustinus Unggul di Pilkada Flores Timur

Publik hanya mengaku puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi di bidang pendidikan (51 persen) dan kesehatan (52,7 persen). (sumber: viva.co.id)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda