Home / Daerah / Empat Titik Longsor di Jalur Labuan Bajo-Ruteng Belum Berhasil Ditembus

Empat Titik Longsor di Jalur Labuan Bajo-Ruteng Belum Berhasil Ditembus

Ambles di ujung jembatan di jalan trans Flores. Foto: Dok BPJN X Kupang
Ambles di ujung jembatan di jalan trans Flores. Foto: Dok BPJN X Kupang

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) X Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Mukthar Napitupulu menyebutkan dari 38 titik longsor di ruas jalan Labuan Bajo-Ruteng, 34 titik di antaranya sudah bisa dilewat kendaraan bermotor.

“Masih ada empat titik longsor lagi yang sedang dibersihkan oleh balai jalan nasional X, dan empat titik ini yang paling berat,” katanya kepada wartawan di Kupang, Selasa (12/3).

Empat titik longsor itu menghubungkan Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat dengan Malwatar di Kecamatan Borong. Ruas jalan itu merupakan satu-satunya akses dari Labuan Bajo menuju Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai serta kabupaten lainnya di Pulau Flores.

Di antara empat titik longsor tersebut terdapat jembatan yang ujungnya ambles akibat longsor. Mukhtar mengatakan, petugas terus bekerja menimbun lokasi di ujung jembatan yang ambles, serta menyingkirkan material longsoran di empat titik tersebut.

Baca Juga :  AJI, PWI, IJTI dan IWO Deklarasi Pilkada Damai

“Kami jadwalkan lusa (Kamis 14 Maret) titik-titik yang longsor sudah bisa dilewati kendaraan, tetapi masih berupa jalan darurat,” katanya.

Sementara itu pasokan bahan bakar minyak (BBM) dari Depo Pertamina di Reo, Manggarai ke Labuan Bajo masih terhambat akibat musibah tanah longsor tersebut. Informasi yang dihimpun menyebutkan, warga Labuan Bajo datang ke Reo mengunakan perahu motor untuk membeli bahan bakar.

Menurut Dia, pihaknya tetap menyiagakan alat berat di lokasi longsor untuk mengantisipasi longsoran susulan di ruas jalan tersebut, termasuk di ruas jalan lainnya di Flores seperti ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Ende dan Sikka. (mi)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda