Home / Travel / Eksotisme Pantai Liman Semau Layak Dikunjungi

Eksotisme Pantai Liman Semau Layak Dikunjungi

received_1458069440903840

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Pantai Liman di Pulau Semau layak dikunjungi. Pantai indah nan eksotis di Selatan pulau Semau, Desa Uitiuh Tuan, Kecamatan Semau Selatan, Kabupaten Kupang ini, menyimpan sejuta pesona yang belum diketahui banyak orang bak bunga desa yang belum tersentuh polesan make up modernisasi.

Keaslian dan kemolekannya dengan hamparan pasir lembut kecokelatan sejauh mata memandang, membuat pantai ini memiliki keunikan tersendiri bagi para penikmat keindahan.

Gugusan pohon lontar di tepian pantai, diselingi Pohon Santigi menambah kecantikan alaminya yang mampu menepis rasa lelah pengunjungnya.

Tak hanya itu, kemolekan pantai Liman lebih mempesona dengan hadirnya sebuah bukit yang berdiri kokoh di ujung pantai dengan nama yang sama, yakni Bukit Liman. Para pengunjung wajib mendaki bukit yang tidak begitu terjal ini guna dapat melihat keindahan hamparan pantai yang meneduhkan mata.

Pendakian ke Bukit Liman dapat dilakukan dengan dua cara, yakni dengan berjalan kaki sekitar 20 menit atau berkendaraan hingga ke pinggang bukit. Pengunjung tak perlu resah, rasa penat akan terbayarkan ketika tiba di puncak bukit. Suguhan panorama pantai dan birunya laut mampu menghipnotis indera penglihatan pengunjung saat berada di ketinggian bukit Liman.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata-RRI Kupang Gelar Promosi Festival Seni NTT

Untuk mencapai pantai Liman, pengunjung dapat memilih transportasi laut yang disenangi yakni dengan perahu motor yang berlabuh di Tenau setiap hari pukul 06.00 hingga pukul 16.00 atau dengan ferry dari Bolok setiap hari Selasa, Jumat dan Minggu.

Tarifnya pun relatif mudah dijangkau, yakni Rp50.000 per sepeda motor plus 2 orang pengendaranya dengan kapal motor atau Rp25.000 per orang dan Rp15 ribu dengan ferry. Jarak tempuh dengan kapal motor sekitar 15-20 menit, sedangkan dengan ferry sekira 10 menit. Pengunjung dapat merasakan segarnya laut biru, dan harumnya bau laut saat menuju ke pantai Semau.

Menuju pantai Liman, dibutuhkan waktu sekira 1,5 jam dari pelabuhan Semau. Perjalanan sangat menarik dengan jalanan yang berkelok-kelok dan bervariasi antara jalan pengerasan dan aspal, melintasi hutan heterogen membuat pengunjung merasakan pengalaman baru yang tak terlupakan.

Baca Juga :  29 Kapal Pesiar Berlayar ke Labuan Bajo

Pantauan awak media, kondisi sarana prasarana di desa Uitiuh Tuan ini masih belum memadai.

Seiring dengan harapan sekaligus penjelasan Kepala Desa, desa tersebut, Samuel Lasi, mengatakan,”Memang, kendala jalan yang belum terlalu baik dan kurang tersedianya air tawar bersih membuat pantai Liman kurang dikunjungi. Ke depan kami akan berbenah agar obyek wisata ini bisa dikunjungi oleh banyak wisatawan. Kami juga berharap, pengunjung yang sudah pernah datang dapat bercerita tentang indahnya pantai Liman dan bisa menjaga kebersihan pantai dengan tidak membuang sampah plastik di sana,” tegasnya sambil tersenyum. (Yayang)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda