Home / Bisnis / Dompet Digital DANA Mulai Diperkenalkan di Kupang

Dompet Digital DANA Mulai Diperkenalkan di Kupang

Foto: Dok DANA
Foto: Dok DANA

Bagikan Halaman ini

Share Button

Dompet Digital DANA, Mendorong Gaya Hidup dan Kegiatan Ekonomi Masyarakat Lebih Efisien, Produktif, dan Kompetitif Melalui Inovasi dan Sinergi Ekosistem

Kupang– DANA, dompet digital dari, oleh, dan untuk Indonesia, makin menunjukkan kapabilitasnya sebagai infrastruktur pembayaran digital. DANA kini kian dapat diandalkan oleh setiap lapisan masyarakat di Indonesia untuk meningkatkan produktivitas di setiap kegiatan ekonomi yang mereka lakukan.

Untuk makin menguatkan kepercayaan masyarakat untuk bertransformasi digital dalam kegiatan ekonominya secara nyaman dan aman, DANA juga memberikan jaminan proteksi 100% kepada penggunanya.

“Misi kami adalah menjadikan setiap pelaku kegiatan ekonomi di negeri ini makin efisien, produktif, dan berdaya saing tinggi melalui budaya transaksi nontunai dan nonkartu secara digital, sehingga mampu berkontribusi signifikan terhadap penguatan ekonomi nasional. Untuk itu, sejak awal kami membangun dompet digital DANA sebagai infrastruktur transaksi pembayaran nontunai dan nonkartu yang selalu mampu memberikan kemudahan dan kecepatan, cerdas, akurat, dan terjamin keamanannya,” tutur Restituta Ajeng Arjanti, PR Manager DANA kepada wartawan di Kupang, Kamis (29/8/2019).

Untuk mencapai misi tersebut, DANA telah mengembangkan berbagai layanan yang memperkuat fungsinya sebagai dompet digital dari, oleh, dan untuk Indonesia. DANA sebagai dompet digital kini bukan hanya untuk melakukan transaksi pembayaran digital, tapi DANA juga efektif untuk mengirim uang, menyimpan kartu debit dan kartu kredit, serta menunjang berbagai transaksi keuangan dan gaya hidup para pengguna melalui beragam fitur yang tersedia.

“Sebagai infrastruktur pembayaran digital berplatform terbuka, dompet digital DANA memiliki kemampuan dan manfaat untuk setiap pelaku usaha online dan offline, termasuk startup. Sehingga para pelaku usaha dapat berkonsentrasi terhadap produknya dan pembayaran dapat dilakukan dengan debit rekening atau memanfaatkan kartu kredit cukup melalui DANA. Dengan demikian semua pelaku usaha tetap kompeten dan berdaya saing tinggi di era digital ini,” ungkap Restituta.

Restituta memberi contoh berbagai jenis pengusaha baik offline maupun online, dapat langsung melakukan semua transaksi secara digital, nontunai dan nonkartu. Pengusaha offline diantaranya adalah para pedagang di pasar tradisional, pengemudi jasa transportasi umum, pemilik toko individual hingga gerai-gerai yang memiliki ratusan cabang seperti Ramayana, KFC, Sour Sally, Gulu Gulu, Hoka-Hoka Bento, Wendy’s, Coffee Bean, Baskin Robbins, Bakmi GM, Domino’s, Rejuve, hingga Kopi Kulo dan Kopi Kenangan.

DANA pun bisa digunakan di jaringan pengguna Moka POS, sehingga mereka pun memiliki akses untuk dibayar menggunakan kartu kredit dan kartu debit yang sudah disimpan di dompet digital DANA.

Baca Juga :  Jawa Tengah Bersedia Bangun Pabrik Pengolahan Ikan di NTT

Sementara, pengusaha online seperti para pelaku bisnis e-commerce dan media sosial, atau startup individual, dapat siap melayani transaksi nontunai dan nonkartu dengan memanfaatkan layanan-layanan yang tersedia pada dompet digital DANA.

Sinergi DANA dengan Dunia Usaha dan Perbankan

Foto: Dok DANA

Foto: Dok DANA

Selain pengusaha dan pengguna individual, dompet digital DANA berkolaborasi dengan perbankan untuk meningkatkan jumlah pengguna layanan perbankan sekaligus untuk meningkatkan inklusi finansial secara luas.

Melalui sinergi dengan DANA, bank-bank yang memiliki jumlah cabang terbatas tetap dapat meningkatkan jumlah pengguna layanannya karena baik pengguna maupun pengusaha memiliki opsi untuk menyimpan akunnya di DANA, ataupun mengirimkan uang ke rekening bank melalui DANA.

“DANA bukan pengganti bank, melainkan pelengkap transaksi pembayaran atau penggunaan layanan perbankan. Sebagai contoh, DANA mampu memfasilitasi transfer saldo dengan cepat dan mudah melalui layanan Kirim DANA dan Minta DANA, serta memungkinkan pengguna membayar dengan kartu debit atau kartu kredit mereka yang sudah tersimpan di dompet digital DANA. Dengan layanan-layanan sinergis tersebut, baik pelaku usaha maupun konsumen tetap dapat melakukan aktivitas transaksi meskipun sedang tidak membawa uang tunai ataupun berada jauh dari ATM,” ujar Restituta.

Dari sisi pelaku usaha, transaksi menggunakan DANA juga dapat membuat bisnis berjalan lebih produktif dan efisien. Mereka bahkan tak perlu khawatir lagi jika tidak memiliki uang pecahan untuk kembalian atau khawatir dengan risiko kehilangan uang. Dengan dompet digital DANA, transaksi dengan nominal tak lazim seperti Rp1 pun dapat terlayani.

Sinergi DANA dengan dunia usaha dan perbankan di Indonesia diharapkan makin meningkatkan antusiasme dan kepercayaan masyarakat dalam menerapkan budaya nontunai dan nonkartu. Budaya ini penting untuk diwujudkan karena diyakini mampu berkontribusi terhadap penghematan pengeluaran negara dalam produksi dan distribusi uang fisik, serta terhadap penghematan pengeluaran bank untuk pembangunan dan pengelolaan ATM yang berbiaya tinggi.

“Melalui pengembangan inovasi yang terus kami lakukan pada dompet digital DANA dan solidnya sistem keamanan yang kami bangun, kami ingin meyakinkan publik bahwa era teknologi digital 4.0 tidak hanya menjadi milik e-commerce atau pelaku bisnis online, tapi juga usaha-usaha konvensional yang bertekad melakukan transformasi digital. Mereka tak perlu merombak jenis usaha atau model bisnisnya, dan tak perlu mengkhawatirkan keamanannya,” ungkap Restituta.

Jaminan Keamanan Bertransaksi dengan DANA

Bagi DANA, keamanan adalah kunci dan prioritas utama, karena keamanan adalah dasar kepercayaan pengguna. Untuk itu, DANA menghadirkan Program DANA PROTECTION. DANA PROTECTION merupakan jaminan proteksi 100% untuk kenyamanan serta keamanan penggunaan dompet digital DANA yang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pengguna yang telah mendaftarkan diri sebagai pengguna premium.

 PR Manager DANA, Restituta Ajeng Arjanti. Foto: Dok Lintasntt.com

PR Manager DANA, Restituta Ajeng Arjanti. Foto: Dok Lintasntt.com

Cara untuk menjadi pengguna premium sangat mudah, yaitu dengan mengikuti proses KYC (Know Your Customer) sesuai dengan ketentuan.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Harga Gula di Kupang Rp14.000 Per Kilogram

Pengguna DANA dapat menemukan logo DANA PROTECTION melalui menu “Pay” atau “Bayar” pada akunnya. Logo tersebut terletak di bagian pojok kanan atas Kode QR Saldo DANA. Pengguna diimbau untuk mengklik logo tersebut guna mendapatkan informasi detail dan memahami tentang proteksi optimal yang diberikan DANA bagi mereka.

Melalui Program DANA PROTECTION yang diperkuat teknologi keamanan yang canggih, DANA memberikan jaminan proteksi 100% atas semua dana pengguna yang tersimpan di dalam aplikasi dompet digital DANA.

Pengguna tidak perlu mengkhawatirkan keamanan dananya yang tersedia di Saldo DANA, atau yang tersedia di Kartu Debit maupun Kartu Kredit yang mereka simpan di dalam aplikasi dompet digital DANA. DANA memberikan garansi uang kembali jika terjadi kehilangan uang yang disebabkan oleh gangguan atau permasalahan pada saat transaksi.

Program DANA PROTECTION makin melengkapi jaminan keamanan yang dihadirkan DANA. Semua infrastruktur transaksi digital DANA berada di bawah pengawasan Bank Indonesia dan sudah memiliki sertifikasi PCI DSS (The Payment Card Industry Data Security Standard), yakni standar keamanan tinggi setingkat keamanan perbankan.

Selain itu, DANA juga memiliki Data Center dan Data Recovery Center di Indonesia, yang mumpuni dalam menangani skalabilitas transaksi yang tinggi dan melakukan manajemen risiko untuk melindungi pengguna.

“Sebagai perusahaan teknologi rintisan lokal Indonesia di bidang finansial, DANA juga memastikan keamanan para penggunanya dengan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri dalam hal pemanfaatan data kependudukan untuk proses KYC atau verifikasi data pengguna dan validasi layanan,” ungkap Restituta. “Bagi DANA, kerja sama dengan Dukcapil berdampak signifikan dalam mempercepat layanan dan mengantisipasi upaya pemalsuan data. Sementara bagi pengguna DANA, kerja sama ini dapat menghindarkan mereka dari kemungkinan penyalahgunaan data oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.”

Restituta menambahkan, “DANA PROTECTION akan makin solid jika didukung dengan perilaku penggunaan yang sehat dari para pengguna. Kami mengimbau pengguna DANA untuk tidak berbagi smartphone dan tidak sembarangan menginformasikan PIN atau OTP ke pihak lain yang berpotensi membuka celah terjadinya penyalahgunaan akun serta tindak kejahatan yang tidak diinginkan.” (*/gma)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda