Home / Travel / Disparekraf NTT Gelar Pelatihan Desain Grafis

Disparekraf NTT Gelar Pelatihan Desain Grafis

Bagikan Halaman ini

Share Button
Foto bersama pejabat dinas pariwisata NTT bersama peserta pelatihan. Foto: Ellya Djawas

Foto bersama pejabat dinas pariwisata NTT bersama peserta pelatihan. Foto: Ellya Djawas

Kupang–Lintasntt.com: Sebanyak 30 peserta dari mahasiswa dan masyarakat umum mengikuti pelatihan Training Of Trainer (TOT)
desain grafis yang digelar Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekrat) NTT, Kamis (5/11).

Pelatihan ini digelar oleh Bidang Ekomoni Kreatif Berbasis Media, Desain dan Ilmu pengetahuan, berlangsung di Balai Dikmas NTT.

Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Disparekraf NTT Welly Rohimone mengatakan pariwisata tidak akan berkembang tanpa kreatifitas. “Dalam rangka membangun manusia kreatif, pariwisata tanpa kegiatan kreatifitas itu mati pariwisatanya  oleh sebab itu kita buat yang namanya kegiatan ekonomi kreatif,” kata Dia.

Pelatihan desain grafis tersebut merupakan satu dari 13 sektor usaha ekonomi kreatif yang didorong untuk dikembangkan oleh para kaum muda. Sektor lainnya antara lain kuliner dan  suvenir, atau sesuai potensi yang ada di masing-masing daerah.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata Gelar Pelatihan Pemandu Wisata

Seperti menggelar pelatihan membuat suvenir dan alat musik dari bambu di Kabupaten Ngada. Welly mengatakan para infrastruktur usaha ekonomi kreatif bisa didatangkan ke Kupang untuk memberikan pelatihan kepada warga, namun kembali kepada potensi di daerah.

“Kita akan memberikan pelatihan sehingga semua pedagang dapat menempati lapak-lapak di obyek wisata,” ujarnya. Dengan demikian, pedagang di lokasi wisata tidak hanya menjual pisang gepe, tetapi juga disertai makanan tradisional dari masing-masing daerah.

Kepala seksi Desain dan Arsitektur Goni Neonbasu mengatakan pemerintah berupaya mengembangkan kepariwisataan yang berkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan dan harus mampu mendorong pembangunan di daerah.

Selain itu mengintensifkan ekonomi kreatif dengan mengandalkan ide dan pengetahuan sumber daya manusia, yang menitik beratkan peran media, desain serta teknologi sebagai modal utama .

Baca Juga :  Komisi X DPR Kunjungi Pantai Wisata Lasiana

Menurutnya kegiatan ini bertujuan membekali para desainer untuk meningkatkan kreatifitas dan ketrampilan mendesain obyek yang akan dikerjakan.

Meningkatkan kualitas di bidang desain grafis dan komunikasi sosial. Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber dari pusat dan daerah yaitu Moh. Imam Tobroni staf AIDIA (Asosiasi Profesional Desain Komunikasi Visual Indonesia) dengan materi sejarah dan perkembangan Desain Grafis.

Slanjutnya Andy. D Dirgantara  staf AIDIA yang membawakan materi dasar-dasar desain grafis. serta Drs. Welly Rohimone yamg membawakan materi Pembangunan pariwisata NTT, dan Lukas A. Eldy Toka Guru, SMAK Giovanni Kupang dengan materi prakter desain grafis dan lika likunya. (rr)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda