Home / Humaniora / Disambut Lagu ‘Bale Nagi’ Gubernur NTT Menangis

Disambut Lagu ‘Bale Nagi’ Gubernur NTT Menangis

Gubernur NTT Frans Lebu Raya menangis di Acara Syukuran Akhir Masa Jabatan. Foto: Lintasntt.com
Gubernur NTT Frans Lebu Raya menangis di Acara Syukuran Akhir Masa Jabatan. Foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Masa jabatan gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya-Benny Litelnoni periode 2013-2018 berakhir empat hari lagi atau 16 Juli 2018.

Jelang akhir masa jabatan, keduanya menggelar ibadah syukuran di Gedung Olahraga Flobamora di Kelurahan Oepoi Kupang, Jumat (13/7) sekitar pukul 09.30 Wita.

Hadir dalam ibadah tersebut, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) dan ratusan aparatur sipil negara (ASN). Frans dan Benny bersama istri memasuki ruangan sekitar pukul 09.42 Wita langsung disambut lagu berjudul ‘Bale Nagi’.

Lagu tersebut mengisahkan seorang warga Kabupaten Flores Timur yang pergi merantau. Di tanah rantau, Dia melihat cahaya lampu di laut dan orang-orang sedang menangkap ikan. Melihat itu, Dia teringat orang tua dan saudara, dan dia ingin pulang kampung.

Baca Juga :  Setiap Bulan Karirpad Dikunjungi Lebih 2 juta Pencari Kerja

Mendengar lagu itu, Frans langsung meneteskan air mata. Dia terus berjalan sambil mengusap air matanya dan menyalami satu per satu ASN. ‘Terima kasih ya atas dukungannya,” ujarnya sambil mengusap air mata.

Frans Lebu Raya lahir di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur pada 18 Mei 1960. Dia menjabat Gubernur NTT selama dua periode, dan satu kali menjabat wakil gubernur NTT, dan empat tahun sebagai wakil DPRD NTT.

Acara syukuran akhir masa jabatan tersebut juga diisi dengan penyerahan piagam penghargaan kepada Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPDI) yang diterima Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTT Naek Tigor Sinaga terkait
pengendalian inflasi daerah terbaik dan dan peran BI dalam mendukung pariwisata dan ekonomi kreatif NTT. (sumber: mi/palce)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda