Home / Timor / Dinas Pertanian Kota Kupang Sulit Cegah Bencana Kekeringan

Dinas Pertanian Kota Kupang Sulit Cegah Bencana Kekeringan

Rakor Bencana Kota Kupang/Foto: Ellya Djawas
Rakor Bencana Kota Kupang/Foto: Ellya Djawas

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Kota Kupang Eduard John Pelt mengatakan kekeringan merupakan bencana yang sulit dicegah, dan berulang setiap tahun.

“Di indonesia pada setiap musim kemarau hampir selalu terjadi kekeringan dan tanaman pada tanaman pangan yang dapat memyebabkan gagal panen dan gagal tanam, “katanya saatt Rakor Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana di Kota Kupang, Senin (14/3).

Kekeringan adalah ketersediaan air jauh di bawah kebutuhan hidup, pertanian, kegiatan ekonomi dan lingkungan.

Namun langkah-langkah antisipasi kekeringan sudah dilakukan, mulai dari bantuan sarana dan prasarana pertanian. Di antaranya pembuatan sumur tanah dangkal, pemberian pompa air, pembuatan sumur bor dan pembuatan embung.

Di bidang kehutanan, dilakukan rehabilitasi hutan dan lahan pada daerah aliran sungai melalui pembuatan tanaman pada kawasan hutan, hutan kota dan hutan rakyat.

Baca Juga :  Warga Amfoang Bangun Sumur dengan Dana Desa

Selain itu membuat bangunan konservasi tanah dan air berupa DAM penahan pada lahan budidaya pertanian maupun hutan rakyat untuk meningkatkan resapan air ke dalam tanah.

“Langkah-langkah antisipasi tersebut dalam mengatasi. Kekurangan air di areal pertanian dan menghadapi kekeringan,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya telah melakukan penanaman pohon pada radius 50-100 meter di bantaran sungai, sekitar mata air, serta memfasilitasi masyarakat, kelompok masyarakat, swasta untuk melakukan penghijauan di lingkungan mereka.(rr)

 

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda