Home / Hukum / Diduga Ditampar Wabup Mabar dan Ajudan, Sopir Angkot Lapor Polisi

Diduga Ditampar Wabup Mabar dan Ajudan, Sopir Angkot Lapor Polisi

Ilustrasi
Ilustrasi

Bagikan Halaman ini

Share Button

Labuan Bajo–Fadiarma Jebarus (28), sopir angkutan kota (angkot) yang beroperasi di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), melaporkan Wakil Bupati (Wabub) Manggarai Barat Maria Geong dan ajudannya, Arianus Jehani (31) ke Kepolisian Resor setempat karena diduga melakukan penganiayaan.

Kepala Kepolisian Resor Manggarai Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Supiyanto, Jumat (14/10/2016) malam, membenarkan pelaporan itu.

“Saat ini sedang kita dalami laporan itu. Yang sudah kita periksa ajudannya (Arianus Jehani), sedangkan Wakil Bupatinya belum. Untuk motif pemukulan saya belum bisa jawab, karena beliau belum diperiksa. Kemungkinan beliau jengkel pada perilaku sopir angkot yang ngawur di jalanan,” kata Supiyanto.

Saat ini, lanjut Supiyanto, baru dua orang yang diperiksa, yakni pelapor (Fadiarma) dan ajudan wakil bupati.

Baca Juga :  Saksi Bantah Lucia Lebu Raya Bagi Uang di SoE

Kejadian itu bermula saat Fadiarma membawa mobil dan hendak menurunkan penumpang di pasar Wae Kesambi.
Pada saat yang sama, Wakil Bupati Maria Geong yang berdiri di pinggir jalan raya sedang mengawasi para pegawai negeri sipil (PNS) yang sedang melaksanakan kerja bakti di areal pasar itu.

Fadiarma kemudian memainkan gas mobil agar orang nomor dua di Kabupaten Manggarai Barat itu segera berpindah tempat karena akan dipaka parkir angkot.

Maria kemudian pindah, namun nyaris tertabrak oleh angkot itu. Maria pun marah dan mengatakan bahwa apa yang dilakukan Fadiarma itu sangat tidak sopan dan kasar.

Fadiarma pun turun dari mobil untuk minta maaf kepada Maria Geong. Namun dia langsung ditampar oleh Maria Geong dan ajudannya. Akibatnya, hidung korban mengeluarkan darah.

Baca Juga :  Eksekusi Mati Marry Jane Ditunda

Korban pun membuat laporan polisi di Pos Pelayan Polres Manggarai Barat dengan nomor Polisi : LP / 147 / X / 2016 / NTT / Res Mabar, Tanggal 14 Oktober 2016. (kompas.com/giran bere)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda