Home / Hukum / Deudeuh Diduga Wanita Panggilan di Dunia Maya

Deudeuh Diduga Wanita Panggilan di Dunia Maya

Bagikan Halaman ini

Share Button
Mendiang Deudeuh Alfin Sahrin/Foto: Twitter

Mendiang Deudeuh Alfin Sahrin/Foto: Twitter

Jakarta—Kematian Deudeuh Alfin Sahrin, 26 tahun yang tewas dibunuh di kamar kosnya ternyata menggempar dunia maya. Deudeuh dikenal dunia maya khususnya Twitter dengan akun @tataa_chubby.

Dalam akun tersebut Deedeuh menulis profile berusia 25 tahun dengan berat 65 kg dan tinggi badan 168 sentimeter.

Tak hanya itu akun @tataa_chubby ini juga jelas-jelas menawarkan diri bagi pria hidung belang yang ingin berkencan.

Di akun tersebut Deudeuh memasang tarif booking seharga Rp350 ribu per jam. Setelah ditemukan tewas, akun Deudeuh pun dibanjiri ucapan belasungkawa.

Seperti ucapan yang ditulis akun @djlovexia semogara kak @tataa_chubby tenang ya, orang itu pasti ketemu kok kak.Kasiann ihh. Selanjutnya akun @rayya_bee menulis: Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, kita semua sayang kamu beb.

Baca Juga :  Sekda Flores Timur Diturunkan Paksa dari Pesawat

Sementara itu polisi masih memburu pelaku pelaku pembunuhan wanita bernama Tata tersebut. Seorang pria yang terakhir bertamu ke kamar kos Tata dicurigai kuat sebagai pelakunya.

“Pelakunya laki-laki. Diduga kuat dia pelakunya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Martinus Sitompul kepada wartawan, Senin (13/4).

Menurut keterangan para saksi, Jumat (10/4) malam sebelum Tata ditemukan tewas, para tetangga kosan mendengar suara seorang pria dari balik kamar Tata. Saat itu, Tata dan pria tersebut terdengar beradu mulut. “Ada suaranya, suara laki-laki,” ungkapnya.

Saat ini polisi masih mencari identitas pelaku tersebut, di antaranya dengan mempelajari buku catatan harian Tata yang berisikan nama-nama lelaki yang pernah mengencaniinya itu.

Baca Juga :  Main Judi, Polisi Tangkap 5 Pegawai Dinas Kebersihan Kota Kupang

“Untuk CCTV, kos tersebut tidak memasang CCTV,” imbuhnya.

Buku harian dan catatan tamu Tata menjadi salah satu petunjuk polisi dalam mengungkap misteri pembunuhan ini. Aktivitas Tata di media sosial juga dipantau. Termasuk mencari siapa saja kemungkinan orang yang menemuinya di hari pembunuhan. (sumber: sindonews/detikcom)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda