Home / Lingkungan / Danau Kelimutu Berubah Warna, Warga Prediksi Covid-19 Segera Berakhir

Danau Kelimutu Berubah Warna, Warga Prediksi Covid-19 Segera Berakhir

Danau Kelimutu/Foto: Media Indonesia/Ramdani
Danau Kelimutu/Foto: Media Indonesia/Ramdani

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang – Masyarakat adat di Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur yakin pandemi korona (covid-19) segera berakhir.

Ketua Forum Komunitas Adat Penyangga Danau Kelimutu, Yohanes Don Bosco Watu mengatakan perubahan air Danau Kelimutu pekan lalu, pertanda akan terjadi perubahan alam yang besar di bumi.

“Nah, yang kita hadapi saat ini adalah pandemi covid-19. Wabah ini akan segera berakhir. Itu yang diprediksi masyarakat adat setempat,” tuturnya, Jumat (15/4).

Yohanes megatakan saat ini, air Danau Tiwu Ata Bupu dari sebelumnya warna hijau muda berubah menjadi hijau tua. Tiwu Ata Polo berubah dari hijau menjadi hijau kebiruan dan Tiwu Nuwa Muri Koo Fai berubah dari dari biru kehijauan menjadi biru muda.

Baca Juga :  Plan Bagikan 'Hygiene Kit' untuk 6.908 Keluarga di Nagekeo

Bagi Dia, perubahan warna air di ketiga danau ini, sambungnya, menandakan akan terjadi sesuatu yang baik berskala lokal, nasional pun internasional.

“Ini memang dikaitkan dengan mitos, tetapi masyarakat meyakini akan terjadi perubahan besar. Saya memprediksikan wabah covid-19 segera berakhir,” tambahnya.

Yohanes Watu yang juga Mosalaki Tana Mau Gadho Woloara,Kelimutu ini mencontohkan pada 1992 sebelum terjadi bencama gempa bumi dahsyat yang meluluhlantakkan sebagai Pulau Flores, sebulan sebelumnya telah terjadi perubahan warna di Danau Kelimutu.

Lalu, kata Dia, pada 1998 sebelum kejatuhan Soeharto, ketiga danau tersebut sempat berubah warna di awal tahun. Masyarakat setempat memprediksikan akan terjadi perubahan besar di negeri ini.

Baca Juga :  Menkes Sudah Teken PSBB, Lebih Ketat dari Social Distancing

Selanjutnya pada 2014, sebelum pemilu presiden, Danau Kelimutu sempat beberapa kali berubah warna. “Kami memprediksikan akan ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia, ternyata pergantian presiden berlangsung aman tanpa gejolak,” katanya. (sumber: mi)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda