Home / Travel / Daging Se’i dari Rote Masuk Anugerah Pesona Indonesia 2017

Daging Se’i dari Rote Masuk Anugerah Pesona Indonesia 2017

Daging Se'i/Foto: Lintasntt.com
Daging Se'i/Foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang– Daging Se’i, makanan terpopuler dari Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) termasuk satu dari tujuh ketegori destinasi terpopuler dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017.

Namun di ajang ini, Se’i mewakili Kota Kupang dalam kategori makanan terpopuler tradisional (Most Popular Traditional Dishes).  Se’i ialah daging yang disayat memanjang antara setengah sampai satu meter, diberi bumbu, dikeringkan, kemudian diasapi di bara api sampai setengah matang.

Aromanya yang khas memicu se’i banyak diburu orang, terutama pendatang dari luar daerah untuk dijadikan oleh-oleh, yang menjadikan se’i menempati urutan pertama buah tangan dari Kota Kupang.

Tidak sulit mencari sei di Kupang. Rumah makan atau toko yang khusus menjual oleh-oleh tumbuh di mana-mana. Ini didukung oleh peminat se’i yang cukup besar. Makanan ini juga seolah menjadi hidangan wajib pemerintah daerah ketika menjamu tamu-tamunya. Mulai dari warung di pinggir jalan sampai hotel berbintang pun tak lupa menyiapkan hidangan se’i.

Baca Juga :  Melancong ke Lapopu, Air Terjun Tertinggi di NTT

Akan tetapi tahukah Anda, mengapa se’i lebih banyak diburu?. Ini tidak lain karena aromanya yang khas itu. Semua orang bisa saja membuat se’i, tetapi tidak semua orang mampu memasak hidangan yang mampu menggoda lidah.

“Se’i yang baik adalah bila menghirup aromanya saja, hasrat untuk mencicipi langsung timbul,” kata Jeheskial, warga Rote Ndao yang berjualan Se’i di Kupang.

Ternyata aroma se’i bukan saja ditimbulkan oleh bumbu yang ditaburkan seperti garam dan masako, melainkan juga berasal dari aroma kesambi. Batang pohon kesambi yang sudah dikeringkan, dibakar hingga menyisakan bara. Di atas bara api itulah se’i diasapi. Tanpa daun kesambi, jangan harap anda memperoleh hidangan searoma Se’i Kupang. Aroma yang khas itulah yang membuat sejumlah peneliti asal Jepang pernah membawa potongan kayu kesambi dan contoh se’i untuk ditelitidi negeri itu.

Kepala Dinas Pariwisata NTT Marius Jelamu minta warga kembali melakukan vote secara online terjadi tujuh kategori terpopuler asal NTT tersebut. Vote dilakukan melalui website www.anugerahpesonaindonesia.com.

“Periode vote sudah dibuka sejak 1 Juni dan akan ditutup 31 Oktober 2017,” katanya di Kupang, Senin (12/6). Adapun pengumuman pemenang ajang ini dijadwalkan pada November 2017.

Baca Juga :  PNS di Dinas Pariwisata NTT Wajib Berbahasa Inggris

Berikut tujuh destinasi terpopuler dari NTT yang masuk ajang API 2017.

1. Makanan Tradisional Terpopuler (Most Popular Traditional Dishes) Daging Se’i  dari Kota Kupang
2. Tempat Menyelam Terpopuler (Most Popular Diving Spot) Teluk Maumere di Sikka
3. Tempat Berselancar Terpopuler (Most Popular Surfing Spot) Pantai Tarimbang di Sumba Tengah.
4. Festival Pariwisata Terpopuler (Most Popular Tourism Festival) Festival Danau Kelimutu di Ende
5. Tujuan Wisata Baru Terpopuler (Most Popular New Destination) Pantai Mbawana di Sumba Barat Daya.
6. Kampung Adat Terpopuler (Most Popular Traditional Village) Kampung Bena di Ngada
7. Objek Wisata Unik Terpopuler (Most Popular Unique Tourism Spot) yaitu Pulau Gunung Api Batu Tara di Lembata. (gma)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda