Home / Timor / Camat dan Lurah di Kupang Cek Kualitas Beras Bulog

Camat dan Lurah di Kupang Cek Kualitas Beras Bulog

Camat dan Lurah Mengecek Kualitas Beras di Gudang Beras Milik Bulog Divre NTT, Jumat (7/7/2017). Foto: Gamaliel
Camat dan Lurah Mengecek Kualitas Beras di Gudang Beras Milik Bulog Divre NTT, Jumat (7/7/2017). Foto: Gamaliel

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Kepala Dinas Sosial Kota Kupang Felisberto Amaral bersama puluhan camat dan lurah mendatangi gudang beras milik Bulog Divre NTT di Kelurahan Alak, Jumat (7/7/2017).

Mereka ingin mengecek kualitas beras bulog digudang sebelum didistribusikan ke warga penerima beras sejahtera (Rastra) tahap II.

Menurut Felisberto, pengecekan kualitas beras atas permintaan Bulog karena pada distribusi rastra tahap pertama, jatah beras untuk warga di Kelurahan Namosain rusak. “Karena itu, lurah dan camat diundang untuk mengecek sendiri kualitas beras di gudang Bulog,” katanya.

Sebelum masuk ke gudang Bulog, camat dan lurah berkumpul di kantor untuk mendengar penjelasan dari Kepala Bulog Divre NTT Efdal bersama Kabid Pelayanan Publik Bulog Divre NTT Dominggus Foes.

Baca Juga :  Serapan Beras Petani di NTT 2016 Hanya 12%

Mereka kemudian di bawa ke dalam gudang untuk memeriksa kualitas beras. Selama pemeriksaan tidak ditemukan beras rusak. Mereka juga diberi kebebasan menentukan beras yang akan disalurkan ke masyarakat.

Kendati begitu, Efdal minta para lurah segera mengembalikan beras yang diterimanya ke Bulog jika ditemukan dalam kondisi rusak atau berhama. Beras rusak tersebut akan diganti dengan beras yang baru.

“Warga juga diminta mengecek dulu beras di kantor lurah. Jika rusak jangan diterima. Kembalikan ke Bulog untuk diganti,” ujarnya.

Efdal mengatakan kualitas beras raskin yang disimpan di gudang Bulog lebih baik dari beras yang dijual di toko atau supermarket. Menruutnya kadar air beras bulog hanya 14%, sedangkan kadar air beras super yang dijual di toko antara 15-16%.

Baca Juga :  Bulog NTT Turunkan Harga Jual Bawang Putih

Selain it sesuai hasil pengujian laboratorim di Universitas Dipanegoro dan Brawijaya, kadar gula beras bulog rendah dari beras super yang dijual di toko. (gma)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda