Home / Sport / Calon Ketua Umum PSSI Diminta tidak Gunakan Politik Uang

Calon Ketua Umum PSSI Diminta tidak Gunakan Politik Uang

PSSI /Dok PSSI
PSSI /Dok PSSI

Bagikan Halaman ini

Share Button

Jakarta–Kongres Pemilihan Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI periode 2019-2023 dipastikan akan diselenggarakan di Jakarta pada 2 November mendatang.

Sebelum itu, para calon ketua umum dipersilakan untuk melakukan kampanye kepada voters hingga 30 Oktober.

Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP) PSSI juga telah memutuskan debat calon Ketua Umum PSSI akan berlangsung pada 31 Oktober.

Salah satu Exco PSSI, Yunus Nusi, mengatakan bahwa proses menjelang Kongres PSSI berjalan lancar. Tak ada permasalahan yang mengakibatkan para calon pengurus PSSI ini gugur.

Namun, ia pun mengingatkan kepada seluruh calon agar tak menggunakan cara kotor, yakni politik uang dalam kesempatan berkampanye kepada voters.

Baca Juga :  Jerman Juara Piala Dunia 2014

Baca juga ; PSSI: Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Akan Jadi Torehan Sejarah

“Selama tak ada money politic sih mudah-mudahan aman hingga Kongres PSSI digelar,” tutur Yunus kepada Media Indonesia, Kamis (24/10).

Sementara itu, (KBP) PSSI telah mengumumkan banding enam calon ketua umum (ketum), wakil ketua umum (waketum), dan anggota KE PSSI periode 2019-2013. Dari enam yang pengajuan keberatan yang diterima, satu di antaranya ditolak.

KBP menerima banding Arif Putra Wicaksono, Sarman El Hakim, Yesayas Oktavianus untuk posisi ketum, Yesayas yang juga mendaftar sebagai waketum, dan Bustami Zainuddin untuk Exco.

Sementara itu, Doni Setiabudi untuk mencalonkan diri sebagai waketum, harus gugur karena tak masuk dalam kualifikasi Statuta PSSI. (Sumber: MediaIndonesia)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda