Home / Politik / Caleg Incumbent DPRD NTT Berguguran

Caleg Incumbent DPRD NTT Berguguran

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kantor DPRD NTT

Kantor DPRD NTT

Kupang—Lintasntt.com: Hasil rekapitulasi penghitungan suara pemilu legislatif (caleg) 2014 mengejutkan. Sejumlah caleg incumbent (petahana) yang selama ini berkantor di DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT) terpental.

Di Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi empat kabupaten di Pulau Sumba dengan kuota 10 kursi, hanya satu petahana yang sementara lolos ke legislatif, sisanya caleg wajah baru.

Informasi yang dihimpun di KPU NTT, Minggu (27/4) menyebutkan caleg petahana yang terpental antara lain yakni Anton Landi dan Hendrik Rawambaku (PDIP). Dua caleg ini kalah dalam perolehan suara dari dua caleg wajah baru dari PDIP yakni Yunus Takandewa yang meraih 12.550 suara dan David Melo Wadu meraih 9.981 suara.

Baca Juga :  Ada Aturan Baru Jegal Ahok dengan KTP Bermaterai

Adapun Partai Golkar kembali meloloskan seorang caleg petahana bernama Hugo Rehi Kalembu meraih 12.991 suara, dan seorang caleg wajah baru bernama Adriana Kahi Awa Kossi 14.207 suara.

Caleg lainnya yang turut terpental ialah Rambu Marisi (Demokrat) dan Robertus Li (Hanura). Rambu Marisi kalah suara dari Jonathan Kana yang meraih 6.358 suara sedangkan Robertus Li kalah dari Laurensius Tari Wungo yang mengumpulkan 6.022 suara.

Kondisi yang sama terjadi di Dapil IV yang meliputi Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai TImur. Dapil ini juga menyediakan 10 kursi. Satu caleg petahan dan sau caleg wajah baru dari Partai Gerindra sementara masing-masing meraih satu kursi yakni Yohanes Halut dan Laurensius Barus.

Baca Juga :  Dokter Niken, Perempuan Pertama Daftar di Partai NasDem

Dari sisa 8 kursi di dapil ini, tujuh kursi di antaranya diraih caleg wajah baru dan satu petahana asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Thobias Wanus terpilih lagi. Caleg petahana di dapil ini yang perolehan suaranya jauh di bawah caleg baru ialah Pata Vinsensius (PDIP), Servas Lawang (Demokrat), Stanis Ngawang (Hanura), Charles Lalung (Golkar), dan Frans Nahas (PAN). (gba)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda