Home / Timor / Bupati Sabu Raijua Perbaiki Jalan di Oebufu yang Dilupakan Pemkot Kupang

Bupati Sabu Raijua Perbaiki Jalan di Oebufu yang Dilupakan Pemkot Kupang

Ini Jalan Puri Lontar, Kelurahan Oebufu selesai Diperbaiki Senin (1/2). Foto: Joey Rihi Ga/Seputar-ntt.com
Ini Jalan Puri Lontar, Kelurahan Oebufu selesai Diperbaiki Senin (1/2). Foto: Joey Rihi Ga/Seputar-ntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Pemerintah Kota Kupang mestinya malu setelah bupati terpilih Kabupaten Sabu Raijua Marthen Dira Tome turun langsung memperbaiki kerusakan jalan di Kota Kupang.

Seperti terlihat pada Senin, 1 Februari 2016, Bupati Marten Dira Tome berbaur bersama warga mengangkat tanah putih untuk menutupi lubang di badan jalan yang tergenang air hujan. Pekerjaan perbaikan jalan tersebut dilakukan di Jalan Puri Lontar, Kelurahan Oebufu.

Menurut Marthen, ia merasa terganggu jalan berlubang di Kota Kupang yang tak kunjung diperbaiki, termasuk di Jalan Puri Lontar tersebut.

“Saya yang rintis jalan ini sehingga saya prihatin ketika melihat kondisinya seperti ini. Memang saya bukan lagi warga Kota Kupang, tetapi anak-anak saya dan rumah saya juga ada di sini. Ini juga agar nyaman bagi warga, soal nanti dilakukan perbaikan hotmix oleh Pemkot Kupang itu soal lain. Minimal kita tambal lubangnya agar air hujan tidak tergenang,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelanggan PDAM Kota Kupang Meningkat Drastis

Apa yang dilakukan warga lanjut Marthen, bukan untuk mencari perhatian Pemerintah Koat Kupang, melainkan menjadi kebutuhan warga untuk memperoleh akses jalan yang baik.

“Saya minta teman-teman wartawan jangan tulis seakan-akan ini kami mencari perhatian atau menyindir Pemkot. Tapi harapan kami supaya kondisi jalan ini menjadi perhatian karena banyak warga yang bermukim di sini,” ujarnya.

Warga lainnya Umbu, Edi Tausu dan Joel mengatkan jalan tersebut rusak sejak beberapa tahun lalu sehingga sering terjadi kecelakaan.

“Sudah banyak warga yang jatuh karena akibat lubang yang digenangi air hujan. Apalagi anak-anak saat pergi sekolah, mereka harus meletakan batu dalam genangan air untuk dijadikan pijakan. Kami di sini seperti dianatirikan oleh Pemerintah Kota Kupang karena sudah lama sekali jalan ini rusak tapi tidak pernah diperbaiki,” katanya

Baca Juga :  KPU Verifikasi Dukungan Dua Pasangan Calon Independen Pilkada Sabu Raijua

Ia mengatakan permintaan perbaikan jalan tersebut sudah berkali-kali diusulkan lewat Musrembang. Namun sampai tahun 2016, tidak pernah diperbaiki. (ellya djawas)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda