Home / Hukum / Brimob dan TNI Masih Berjaga-jaga di Naibonat

Brimob dan TNI Masih Berjaga-jaga di Naibonat

Ilustrasi: Brimob
Ilustrasi: Brimob

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Brimob Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama aparat TNI dan personel Polres Kupang sampai Jumat (7/6) sore masih berjaga-jaga di lokasi bentrokan antar perguruan silat di Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Keberadaan aparat keamaman di lokasi tersebut untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan.

Bentrokan antara Perguruan Bela Diri Kera Sakti dan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) terjadi pada Kamis (6/6) di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur yang dipicu keributan di pesta yang berlanjut penikaman terhadap seorang pelajar, anggota salah satu perguruan silat hingga tewas.

Selanjutnya kelompok massa perguruan silat yang diduga korban yakni PSHT melakukan aksi balas dendam dengan menyerang kelompok perguruan silat Kera Sakti di Kelurahan Naibonat. Aksi penyerangan itu mengakibatkan tiga orang kena panah dan satu orang terkena lemparan batu.

Baca Juga :  Jaksa Yakin Mantan Wali Kota Kupang Terlibat Korupsi

Para korban sudah dievakuasi ke salah satu rumah sakit di Kupang untuk menjalani operasi pengangkatan panah.

“Kejadian tersebut murni kriminal penganiayaan yang kemudian berkembang menjadi keributan warga (kelompok),” kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast.

Dia mengimbau masyarakat dari kedua kelompok di sekitar lokasi keributan tidak terprovokasi dan ikut-ikutanan melakukan aksi lainnya.
Kasus ini akan diproses melalui jalur hukum.

Menurutnya, personel polisi dibantu personel TNI akan terus menjaga situasi di sekitar lokasi bentrokan agar tetap kondusif, dan berupaya untuk mengetahui keberadaan tersangka yg diduga pelaku penikaman. “Sampai saat ini masih terus dilakukan penyelidikan,” ujarnya. (mi)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda