Home / Nasional / BPS NTT Akan Survei Risiko Terorisme

BPS NTT Akan Survei Risiko Terorisme

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Timur Maritje Pattiwaellapia (kanan). Foto: Lintasntt.com
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Timur Maritje Pattiwaellapia (kanan). Foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Timur (NTT) terlibat dalam survei risiko terorisme yang akan digelar akhir tahun ini.

Survei itu bertujuan menyediakan informasi statistik yang lengkap bagi pemerintah dalam menanggulangi terorisme di Tanah Air.

“Rencananya di NTT survei dilakukan di dua kabupaten, sebagai daerah uji coba,” kata Kepala BPS NTT Maritje Pattiwaellapia saat menyampaikan sambutan pada acara Expose Data Strategis dan Workhsop Wartawan di Kupang, Selasa (23/10).

Dua kabupaten yang menjadi sasaran survei terorisme ialah Kupang dan Manggarai Barat. Di Manggarai bart, polisi pernah menangkap seorang terduga teroris berinsial Sy di Desa Wae Jare Kecamatan Mbeliling pada 18 April 2015.

Baca Juga :  Kapolres Manggarai Barat dapat Pertanyaan 'Mematikan' dari Kapolri

Manggarai Barat juga merupakan pintu masuk di bagian barat NTT yang dikhawatirkan menjadi pintu masuk terduga teroris ke daerah itu. “Tadinya servei termasuk Kabupaten Sabu Raijua tetapi akses transportasi ke sana sulit,” ujarnya.

Kerjasama antara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan BPS untuk kegiatan survei terorisme ditandatangani sejak 2017. Menurut Maritje, indikator survei belum disampaikan pihak berwenang kepada BPS. Para pimpinan BPS dari 20 provinsi akan bertemu di Jakarta awal November 2018 guna membahas tentang survei terorisme tersebut. (gma)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda