Home / Dunia / Boeing 737 MAX 8 Dilarang Beroperasi di Australia

Boeing 737 MAX 8 Dilarang Beroperasi di Australia

Boeing 737 MAX 8 /Foto: Boeing
Boeing 737 MAX 8 /Foto: Boeing

Bagikan Halaman ini

Share Button

Australia–Setelah Tiongkok dan Indonesia melarang pengoperasian pesawat Boeing 737 MAX 8, kini giliran
Otoritas Keselamatan Penerbangan Sipil Australia (CASA) mengeluarkan larangan pengoperasian pesawat tersebut.

Penangguhan operasi Boeing 737 Max 8 menyusul tragedi kecelakaan yang menewaskan 157 orang di Ethiopia.

Fiji Airways merupakan satu-satunya maskapai yang mengoperasikan MAX 8 ke wilayah Australia, setelah Silk Air menerbangkan armadanya lebih awal hari ini. Dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis kemarin, manajemen Fiji Airways menyatakan keyakinan penuh terhadap kelaikan dua armada pesawatnya.

Pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dioperasikan Ethiopian Airlines jatuh pada Minggu (10/3), tak lama setelah lepas landas dari Addis Ababa.

Seluruh awak dan penumpang yang berjumlah 157 orang dinyatakan tewas. Persoalan keamanan terkait pesawat generasi baru itu mengemuka pascajatuhnya pesawat Lion Air dengan tipe serupa, yang menewaskan 189 orang pada Oktober lalu.

Baca Juga :  Indonesia-Australia Perlu Bentuk Zona Perikanan Bersama

Direktur Keselamatan Penerbangan CASA, Shane Carmody, mengatakan penangguhan sementara operasi Boeing 737 MAX 8 di Australia demi menjaga aspek keselamatan.

“Penangguhan ini bersifat sementara. Kami masih menunggu informasi lebih lanjut untuk meninjau risiko keselamatan yang menentukan operasi Boeing 737 MAX 8 dari dan ke Australia,” ujar Shane melalui keterangan resmi.

“CASA menyesalkan ketidaknyamanan yang dialami penumpang. Namun, kami meyakini aspek keselamatan harus selalu diutamakan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, pihak CASA terus memantau perkembangan investigasi dengan cermat. Keputusan penangguhan akan ditinjau kembali, begitu informasi keselamatan yang relevan diterbitkan Boeing, Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) serta penyelidik kecelakaan.

Boeing telah mengumumkan rencana untuk memperbarui perangkat lunak seri 737 MAX 8 dalam beberapa pekan mendatang. Langkah itu diambil setelah FAA menginstruksikan perubahan desain Boeing 737 MAX 8 selambatnya April.

Baca Juga :  Malaysia Airlines Ditembak Jatuh di Ukraina, 295 Penumpang dan Kru Tewas

Dalam sebuah surat pemberitahuan, FAA mengatakan Boeing berupaya untuk menyelesaikan peningkatan sistem kontrol penerbangan. Serta, mengurangi ketergantungan terhadap prosedur yang berkaitan dengan kewajiban memori pilot. Boeing meluncurkan MAX 8 pada 2017, sebagai pembaruan seri 737 yang sudah berusia 50 tahun. (Source: ABC)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda