Home / Lingkungan / BKKPN dan Lantamal VII Lepas 72 Tukik di Bolok

BKKPN dan Lantamal VII Lepas 72 Tukik di Bolok

ILUSTRASI: Pelepasan Tukik di Desa Tuafanu
ILUSTRASI: Pelepasan Tukik di Desa Tuafanu

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VII Kupang melepas 72 tukik pantai Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Kegiatan pelepasan bayi penyu itu dirangkai dengan transpalasi terumbu karang dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-72 pada 17 Agsutus 2017.

Komandan Lantamal VII Kupang Brigjen (Mar) Dedi Suhendar kepada wartawan di Kupang, Rabu (16/8) mengatakan puluhan tukik tersebut diambil dari lokasi penangkaran penyu yang dikelola BKKPN di Desa Nggodimeda, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao.

“Tukik yang dilepas ini akan kembali lagi bertelur dan menjadi konsumsi wisata. Kita juga tanam terumbu karang sebagai tempat berkembangnya biak ikan,” kata Brigjen Dedi Suhendar.

Baca Juga :  48 Tokoh Adat Rote Ndao Jadi Pengawas Laut

Dedi menyebutkan kegiatan itu sebagai bentuk mengisi kemerdekaan yang dilakukan Lantamal VII dan BKKPN. Kegiatan seperti itu menurut Dia, akan terus dilakukan secara berkala bersama komunitas penyelam di Kota Kupang. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan BKKPN NTT Im Fauzi.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTT Ganef Wurgiyanto mengatakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memiliki dua agenda terkait dengan masalah kelautan yakni pemanfaatan potensi kelautan dan menjaga ekologi.

“Kita ekploitasi potensi kelautan dengan cara-cara bijak sehingga bisa berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, menangkap ikan secara berlebihan dan merusak merusak ekosistem laut akan mengakibatkan kerugian ekologi yang sangat besar.  (sumber: mi)

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda