Home / Hukum / Belum Kooperatif, Pemerintah Blokir Facebook Setelah 26 April

Belum Kooperatif, Pemerintah Blokir Facebook Setelah 26 April

Foto: Media Indonesia
Foto: Media Indonesia

Bagikan Halaman ini

Share Button

Jakarta–Kementerian Komunikasi dan Informatika hingga hari ini, Rabu (25/4), belum menerima penjelasan terbaru dari Facebook atas kasus pencurian data 1,09 juta pengguna Facebook di Indonesia.

Jika Facebook tak kunjung memberikan data dan penjelasan yang diminta, sanksi pemblokiran sementara bakal diambil.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan pihaknya sudah memberi tenggat waktu hingga besok, Kamis (26/4) bagi Facebook untuk memberikan penjelasan. Namun, pihaknya belum mendapat respons positif.

“Jawabannya kita tunggu sampai besok (Kamis 26/4). Kalau memang tidak kooperatif berarti menunjukkan mereka (Facebook) tidak punya niat baik,” kata Rudiantara saat ditemui di Gedung Kemenkominfo, Jakarta, Rabu (25/4).

Sebelumnya, Kemenkominfo melalui Dirjen Aplikasi dan Informatika melayangkan surat permintaan klarifikasi, Kamis (19/4) pekan lalu. Surat permintaan itu menindaklanjuti surat peringatan (SP) kedua pada 10 April lalu yang belum dijawab Facebook. Batas waktu penjelasan diberikan hingga 26 April.

Baca Juga :  Wartawati Dilecehkan Saat Meliput Demo FPI

Melalui surat tersebut, pemerintah kembali meminta klarifikasi mengenai penyalahgunaan data pengguna yang meluas ke firma analisis lain selain Cambridge Analytica, yaitu Cube You dan Aggregate IQ.

Facebook juga diminta memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai tindakan teknis untuk membatasi akses data di Facebook. Perusahaan media sosial itu juga diminta memberikan jadwal dan hasil audit yang tengah dilakukan.

Terkait langkah pemblokiran sementara, pihaknya bakal berkomunikasi dengan kepolisian untuk mengetahui proses hukum yang tengah dijajaki.

Jika penanganan proses hukum yang dilakukan Polri dan peringatan tertulis yang dilayangkan Kemenkominfo tidak mengalami kemajuan, pemblokiran sementara bakal diambil.

“Hingga saat ini saya melihat masih belum ada perubahan. Peringatan tertulis sudah 2 kali. Langkah berikutnya ialah pemblokiran sementara,” imbuh Rudiantara. (Micom)

Baca Juga :  Dua Warga Manggarai Dibunuh di Tanjung Boleng

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda