Home / Politik / Bawaslu Kota Kupang Tolak Gugatan Habde Dami

Bawaslu Kota Kupang Tolak Gugatan Habde Dami

Sidang Adjudikasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilihan/Foto: Lintasntt
Sidang Adjudikasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilihan/Foto: Lintasntt

Bagikan Halaman ini

Share Button

 

Kupang–Badan Pengawas (Bawaslu) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menolak gugatan caleg Partai Berkarya Habde Dami karena pernah menjalani hukuman penjara dalam kasus tindak pidana korurpsi.

Putusan dibacakan secara bergantian oleh tiga anggota Bawaslu Kota Kupang yakni Ketua Julianus Nomleni, dan anggota Junior A Nange dan Susiani Kanaha, dalam Sidang Adjudikasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilihan di Kupang, Selasa (4/9) sore.

“Berdasarkan bukti-bukti yang ada, Habde Dami adalah mantan terpidana kasus korupsi. Selain itu, posisi Habde di calon anggota legislatif sudah diganti dengan calon lain,” kata Julianus Nomleni.

Terkait putusan tersebut, menurut Julianus, pemohon dapat mengajukan keberatan kepada Bawaslu RI melalui Bawaslu NTT.

Baca Juga :  DPR NTT Setuju Bupati Belu Dipecat

Dia menyebutkan Bawaslu telah mencermati Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten dan Kota, yang melarang eks terpidana kasus korupsi maju caleg. Begitu juga Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang memerintahkan caleg yang pernah menjadi terpidana kasus korupsi mengumumkan secara terbuka dan jujur kepada publik melalui media massa.

“Habde sudah memuat pernyataan terbuka kepada publik atas statusnya sebagai terpidana korupsi di media massa sesuai perintah undang-undang nomor 7 tahun 2017,” ujarnya.

Seusai sidang, Habde mengatakan menerima putusan Bawaslu. “Inilah dinamika demokrasi, namun Partai Berkarya tidak merasa dirugikan dengan penolakan ini,” katanya. Menurut Habde, pihaknya sudah mengantisipasi dengan melakukan pergantian caleg saat perbaikan daftar calon sementara calon anggota legislatif.

Baca Juga :  Siang Ini, Gubernur NTT Mutasi Sejumlah Kepala Dinas

Juru Bicara KPU Kota Kupang Lodowyk Fredrik menyebutkan pencoretan nama Habde Dami dari daftar calon sementara anggota legislatif merujuk kepada PKPU Nomor 20 Tahun 2018.

“KPU mengakui derajat PKPU Nomor 20 Tahun 2018 di bawah Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, tetapi selama PKPU tersebut belum dianulir oleh Mahkamah Agung, tetap menjadi rujukan KPU,” ujarnya. (sumber: mi/palce)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda