Home / Flores / Bau Belerang Tercium Dari Kawah Gunung Egon

Bau Belerang Tercium Dari Kawah Gunung Egon

Gunung Egon/Foto: Lintasntt.com
Gunung Egon/Foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang—Aktivitas Gunung Egon di perbatasan antara Kecamatan Waigete dan Mapitara, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai meningkat.

Sesuai laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sikka yang diterima dari Pos Pengamatan Gunung Egon, Minggu (24/6), menyebutkan bau belerang tercium hingga radius tiga kilometer.

“Saya sudah berkoordinasi dengan petugas pos pengamatan Egon. Mereka bilang ada bau belerang, gempa kecil dan asap putih masih keluar dari kawah ketinggian 15-20 meter,” kata Sekretaris BPBD Sikka Bari Fernandez.

Ia mengatakan aktivitas kegempaan belum mengalami peningkatan. Hanya saja, baru belerang dari gunung menyengat sehingga warga dilarang melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari bibir kawah. Larangan ini juga berlaku bagi wisatawan dan pendaki gunung.

Baca Juga :  Kapal 'Semua Suka' Terdampar di Adonara

Menurut Dia, jika aktivitas gunung terus meningkat, sekitar 370 keluarga yang bermukim di lereng selatan Egon, akan dievakuasi ke lokasi yang aman. Ratusan keluarga itu berasal dari tiga dusun di Desa Egon Gahar, Kecamatan Mapitara yang berjarak antara 2,5-3 kilometer dari kawah Egon. Tiga dusun itu ialah Lere, Welinwatut dan Baokrengat.

Namun menurut Fernandez BPBD masih menunggu laporan perkembangan aktivitas kegempaan dan bau belerang sebelum melakukan evakuasi warga, termasuk membagikan masker.

Sampai saat ini status gunung tersebut masih berstatus waspada. Status waspada ditetapkan oleh Pusat Vulkanologi, Mitigasi dan Bencana Geologi Bandung sejak Februari 2016. Status ini masih dipertahankan sampai saat ini. (sumber: mi/palce amalo)

Baca Juga :  Keuskupan Ruteng sudah Bangun Empat PLTMH

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda