Home / Sains-Tekno / Bandara El Tari Jadi Kawasan Nontunai

Bandara El Tari Jadi Kawasan Nontunai

Peluncuran Kawasan Nontunai/Foto: MI
Peluncuran Kawasan Nontunai/Foto: MI

Bagikan Halaman ini

Share Button

 

Kupang–Bank Indonesia Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) meluncurkan program retribusi parkir nontunai di Bandara El Tari Kupang, Minggu (9/4).

Peluncuran itu menjadikan Bandara El Tari sebagai bandara kedua di Tanah Air setelah Bandara Soekarno-Hatta yang menggunakan instrumen non tunai.

Peluncuran dilakukan bersama oleh Kepala BI Perwakilan NTT Naek Tigor Sinaga, Gubernur NTT Frans Lebu Raya dan Kepala PT Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang Wahyudi. “Gerakan ini untuk menggalakan model pembayaran yang dilakukan melalui sistem nontunai dalam rangka efisiensi, transparansi, dan efektivitas dari sistem pembayaran,” ujar Naek Tigor Sinaga.

Dia menyebutkan Gerakan Nasional Nonn Tunai (GNNT) diluncurkan Bank Indonesia sejak 14 Agustus 2014 bersama kementerian, pelaku industri,dan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Pesawat N219 Ditargetkan Terbang Perdana Sebelum 17 Agustus

Pencanangan ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat, pelaku bisnis dan juga lembaga-lembaga pemerintah untuk menggunakan sarana pembayaran non tunai dalam melakukan transaksi keuangan yang mudah, aman dan efisien.

Hal itu untuk mendorong masyarakat untuk menggunakan sistem pembayaran dan instrumen pembayaran non-tunai sehingga berangsur-angsur terbentuk suatu komunitas atau masyarakat yang bertransaksi non tunai dengan menggunakan instrumen non tunai (Less Cash Society/LCS) dalam kegiatan ekonominya. Salah satu bentuk penggunaan instrumen nontunai ialah uang elektronik.

Di wilayah NTT, jumlah instrumen uang elektronik selama 2015-2016 sebesar 12 ribu instrumen, masih tertinggal jauh dengan nilai proporsi sebesar 0,02% atau kurang dari 1% jika dibandingkan dengan data nasional. Dengan demikian, diperlukannya upaya untuk menggalakan gerakan non-tunai tersebut di Provinsi NTT, khususnya Kota Kupang.

Baca Juga :  Ekstrak Kakao Berpotensi Jadi Anti Kanker

Dia mengatakan uang elektronik dapat dirasakan masyarakat dengan bertransaksi non tunai yaitu kepraktisan bertransaksi, perluasan akses masyarakat dalam sistem pembayaran, serta transparansi dan keamanan. (sumber: media indonesia/palce)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda