Home / Humaniora / Awas, Keluarga Berpotensi jadi Predator Kekerasan Anak

Awas, Keluarga Berpotensi jadi Predator Kekerasan Anak

Bupati Manggarai Timur Yoseph Tote bersama Romo Simon Nama menjelaskan tata letak kompleks perkantoran yang berbentuk kampung orang Manggarai di kantor bupati setempat, Rabu (13/7). Foto Humas
Bupati Manggarai Timur Yoseph Tote bersama Romo Simon Nama menjelaskan tata letak kompleks perkantoran yang berbentuk kampung orang Manggarai di kantor bupati setempat, Rabu (13/7). Foto Humas

Bagikan Halaman ini

Share Button

Borong–Ketua Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) Aris Merdeka Sirat mengatakan orang-orang terdekat berpotensi besar menjadi predator atau pelaku kekerasan terhadap anak.

Aris mengatakan hal itu ketika menjadi pemateri tunggal dalam Seminar Sehari dengan tema “Perlindungan Anak” di aula Setda Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Rabu (13/7/2016).

Kekerasan anak lebih sering terjadi dalam lingkaran keluarga dan lingkungan sekitar kita. Hal ini disebabkan tingginnya ketergantungan dan pengaruh lingkungan dalam perkembangan anak-anak.

“Kekerasan anak sering terjadi dan pelaku adalah orang tua, ayah tiri, kakak, adik, pekerja kebun, sopir dan orang orang terdekat keluarga atau lingkungan tinggal kita masing-masing”, kata Aris.

Penyebab lain ialah interaksi bebas di sekolah, lingkungan sosial dan ruang publik lainnnya.Demi menekan kekerasan terhadap anak, orang tua, pihak sekolah dan agama diminta meningkatkan kewaspadaannya.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Kupang Buka Loket Pendaftaran di Kecamatan

“Kita perlu memperhatikan perlindungan anak melalui pendidikan yang sehat dan menyenangkan, sembari menyayangi mereka. Kegiatan pendalaman iman sesuai keyakinan masing masing bisa menjadi cara yang juga ampuh,” ujarnya. (gma)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda