Home / Daerah / ASDP Soft Launching Kapal Wisata KMP Komodo

ASDP Soft Launching Kapal Wisata KMP Komodo

KMP Komodo/Foto: ASDP
KMP Komodo/Foto: ASDP

Bagikan Halaman ini

Share Button

Labuan Bajo–Dalam waktu tidak lama lagi, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan segera mengoperasikan KMP Komodo sebagai alternatif moda transportasi laut bagi masyarakat Labuan Bajo maupun wisatawan menuju ke Pulau Komodo, yang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara.

Hal ini ditandai dengan acara Soft Opening KMP Komodo dan Syukuran selesainya pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Labuan Bajo oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Laiskodat dan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi di Labuan Bajo, NTT, Sabtu (1/12).

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Laiskodat menyatakan pihaknya mengapresiasi dan mendukung kontribusi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Kabuapten Manggarai Barat dan Provinsi NTT.

Sejak awal, Gubernur NTT menyambut baik kehadiran KMP Komodo sebagai kapal amanat pemerintah yang diharapkan menjadi  alternatif transportasi bagi masyarakat Labuan Bajo maupun wisatawan ke Pulau Komodo dan sekitarnya.

“Bahkan, ASDP harus berperan lebih besar lagi dalam memperkuat konektivitas antarpulau di NTT,” ujar Viktor.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi menyampaikan bahwa kehadiran KMP Komodo di Labuan Bajo merupakan salah satu wujud kontribusi ASDP dalam mendukung pengembangan pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat, khususnya yang ingin menikmati keindahan alam di Pulau Komodo, Pulau Padar dan Pink Beach.

“Dengan hadirnya KMP Komodo, kini masyarakat dan para wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo memiliki alternatif moda transportasi laut yang aman, nyaman dan terjangkau menuju Pulau Komodo, Pulau Padar dan Pink Beach ,” tutur Ira.

Baca Juga :  Dalam Dua Jam, Sumba Timur Diguncang 7 Kali Gempa

KMP Komodo didesain sebagai kapal wisata berkapasitas 80 orang yang dilengkapi dengan fasilitas dan kenyamanan bagi penumpangnya seperti AC, tempat duduk reclining seat, mini bar , layanan entertainment serta mushola.

Kapal akan melaju dengan kecepatan 9 knot. Setiap ruangan yang dihadirkan KMP Komodo didesain untuk dapat memberikan kenyamanan lebih kepada penumpangnya.

Salah satu bagian menarik, KMP Komodo menghadirkan area terbuka beratapkan luvre yang berada di bagian atas deck kapal.

Di area terbuka ini penumpang dapat duduk-duduk di kursi kayu sembari menikmati pesona laut Labuan Bajo yang semakin membuat perjalanan berkesan.

Selain itu, disediakan juga fasilitas kursi malas bagi penumpang kapal yang ingin berjemur, menikmati keindahan pemandangan Labuan Bajo dari atas kapal.

Tidak ketinggalan, pengalaman perjalanan di atas KMP Komodo akan semakin menyenangkan dengan hadirnya lounge room yang simpel dan cozy.

Kursi sofa yang empuk, suasana ruangan yang tenang dan nyaman akan membuat perjalanan menuju destinasi wisata favorit menjadi lebih hangat dan santai.

“Kami ingin memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan kepada para penumpang, khususnya wisatawan yang ingin berkunjung ke Taman Nasional Komodo, Pulau Padar dan Pink Beach dengan menikmati sensasi perjalanan kapal ferry yang aman, nyaman dan menyenangkan dengan KMP Komodo ini,” tuturnya lagi.

Baca Juga :  Dana Desa di NTT Jadi Modal Usaha BUMDes

TPI Modern
Satu hari sebelumnya, Jumat (30/11) Gubernur NTT juga menghadiri acara Syukuran Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kampung Ujung, Labuan Bajo yang telah selesai dibangun. TPI baru kini akan semakin modern, aman, nyaman, dan tertib yang diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat setempat dan juga dapat menjadi destinasi kuliner Labuan Bajo.

ASDP akan menyerahkan bangunan dan pengelolaan TPI seluruhnya ke Pemda Manggarai Barat.

Untuk dermaga TPI, kapasitasnya kini mampu menampung hingga 680 unit kapal-kapal jetty berukuran rata-rata 7 GT, sedangkan untuk tempat pelelangan ikan dengan luas lahan 4.768 m2 dan luas bangunan 2.426 m2 akan menyediakan 45 unit kios serta 136 pedagang lapak kering dan basah sebagai lokasi penjualan ikan segar.

Selain itu, di lokasi TPI juga disediakan fasilitas parkir untuk 50 unit kendaraan, fasilitas Anjungan Tunai Mandiri (ATM) serta tiap Minggu akan digelar kegiatan yang menarik bagi pengunjung dan masyarakat seperti festival ikan, kuliner Labuan Bajo, dan aktivitas lainnya.

“Kita semua bersyukur bahwa pembangunan Bangunan TPI Baru telah selesai. Nantinya, TPI modern ini akan diserahkan kepada pemerintah kabupaten Manggarai Barat serta lahan dan bangunan TPI Milik Pemkab akan diserahkan kepada ASDP,” tutur Ira lagi.
(Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda