Home / Politik / Anwar Pua Geno Jadi Ketua DPRD NTT

Anwar Pua Geno Jadi Ketua DPRD NTT

Bagikan Halaman ini

Share Button
Anwar Pua Geno/Foto: Aktual.co

Anwar Pua Geno/Foto: Aktual.co

Kupang—Lintasntt.com: Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menetapkan calon anggota legislatif terpilih Anwar Pua Geno menjadi Ketua DPRD NTT periode 2014-2019.

Anwar adalah satu dari empat kandidat yang diusulkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar NTT ke DPP Partai Golkar untuk ditetapkan menjadi anggota DPRD pada 9 Agustus 2014.

Tiga nama lainnya Alfridus Bria Seran, Semuel V Nitty, dan Hugo Rehi Kalembu. Ketika itu turut dilaporkan dua nama lain yakni Ans Takalapeta dan Gabriel Manek. Dua nama terakhir adalah mantan bupati, namun baru pertama kali terpilih menjadi anggota DPRD pada periode ini.

Karena baru terpilih menjadi anggota DPRD, Ans dan Gabriel tidak memenuhi salah satu syarat calon ketua DPRD yakni pernah atau sedang menjadi anggota DPRD. Dengan demikian hanya empat orang yang bersaing merebut kursi ketua.

Baca Juga :  Airlangga: Mahar Politik Hambat Calon kepala Daerah

“Empat kader Golkar yang diusulkan itu semuanya memenuhi syarat sehingga indikator yang digunakan DPP Golkar adalah perolehan suara terbanyak,” ujar Humas DPD Golkar NTT Laurensius Leba Tukan kepada lintasntt.com, Minggu (24/8).

Syarat menjadi anggota DPRD sesuai kriteria Golkar ialah berpendidikan sarjana, pengurus DPD Golkar, dan tercatat sebagai anggota DPRD atau pernah menjadi anggota DPRD.

Menurut Laurensius suara yang diraih Anwar Pua Geno pada pemilu legislatif April 2014 meraih suara terbanyak dari seluruh caleg Golkar yang lolos ke DPRD berjumlah 17.842 suara. Sedangkan Ans Takalapeta meraih suara terbanyak kedua berjumlah 17.339 suara.Kemudian Alfridus Bria Seran meraih 16.287 suara, Hugo Rehi Kalembu meraih 12.991 suara, dan Semuel Nitty meraih 9.192 suara.

Baca Juga :  DPD Mesti Diberi Porsi yang Sama dengan DPR

Anwar Pua Geno saat ini anggota DPRD NTT periode 2009-2014 setelah menggantikan anggota DPRD Paulus Domi yang dihukum karena terlibat kasus korupsi. Ia pernah menjabat Wakil Ketua DPD Golkar NTT periode 2004-2009 dan periode 2009-2014, serta menjadi Ketua Departemen Pengurus Pusat dan Pokja Hukum dan HAM Partai Golkar pada 2001-2011. (gba/flobamora.net)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda