Home / Nasional / Air Laut Berubah jadi Warna Hijau di Ende, Pertanda Apa?

Air Laut Berubah jadi Warna Hijau di Ende, Pertanda Apa?

Bagikan Halaman ini

Share Button
Warna Air Laut berubah jadi Hijau Lumut/Foto: Flobamora.net

Warna Air Laut berubah jadi Hijau Lumut/Foto: Flobamora.net

Ende–Lintasntt.com: Ratusan nelayan di Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur tidak melaut sejak satu pekan terakhir.

Penyebabnya, mereka takut setelah warna air laut di daerah itu berubah menjadi hijau lumut. Perairan yang airnya berubah warna sekitar lima kilometer dari bibir pantai.

“Area air laut yang menjadi wilayah tangkapan kami berubah warna menjadi hijau sehingga ikan menghilang,” kata Abdurahman Moksan, nelayan asal Kelurahan Mautapaga, Ende Timur seperti dikutip Flobamora.net, Senin (28/9).

Namun pada sore harinya, warna air laut terlihat seperti berwarna hijau muda.

Ia mengatakan selama air laut berubah warna, belum ada ahli maupun pemerintah daerah setempat menjelaskan mengenai fenomena ini. Beberapa nelayan memaksa turun ke laut namun tidak berhasil menemukan ikan. Fenomena langka itu menurut Dia, baru pertama kali terjadi di Ende.

Baca Juga :  18 Wartawan Ikut Media Gathering OJK di Rote

Perubahan warna air laut tersebut juga sampai ke Kecamatan Wolowaru yang membuat nelayan di wilayah itu juga takut melaut di pesisir selatan. “Kami tidak paham dengan kondisi seperti ini,” ujarnya.  Karena tidak meluat, nelayan hanya menghabiskan hari-hari mereka bersama keluarga atau membersihkan dan merawat pukat.

Nelayan lainnya, Umar Abdullah mengatakan pada setiap September sampai Oktober nelayan setempat biasa panen ikan. Namun kondisi ini membuat pendapatan mereka berkurang. “Tidak ada nelayan yang mau melaut karena hanya menghabiskan bahan bakar tetapi tidak dapat ikan,” ujarnya. Perubahan warna air laut juga pernah terjadi di Kabupaten Alor pada awal September 2015 yakni dari menjadi warna merah. Namun kejadian itu hanya berlangsung sekitar tiga jam. (flobamora.net)

Baca Juga :  Aktivitas Gunung Kelimutu Meningkat, Tanaman Mati

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda