Home / Dunia / Abu Sayyaf Bebaskan Empat Sandera WNI

Abu Sayyaf Bebaskan Empat Sandera WNI

Sandera WNI saat Dibebaskan pada 1 Mei 2016/Foto: Dok Yayasan Sukma
Sandera WNI saat Dibebaskan pada 1 Mei 2016/Foto: Dok Yayasan Sukma

Bagikan Halaman ini

Share Button

Jakarta–Kelompok bersenjata Abu Sayyaf telah membebaskan empat warga Indonesia yang disandera sejak 15 April 2016.

“Empat WNI yang disandera telah dibebaskan. Hal itu terjadi melalui kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan Filipina,” kata Presiden Joko Widodo di Jakarta, Rabu (11/5). Namun tidak disebutkan kapan empat WNI itu dibebaskan.

Keempat WNI tersebut merupakan anak buah kapal (ABK) kapal TB Henry dan tongkang Cristi. Keempat WNI tersebut Aryanto (kapten), Piter (chief officer), Dede (second officer), dan Samsir (juru mudi) diculik kelompok bersenjata faksi Abu Sayyaf saat melakukan pelayaran ke Filipina.

Dijelaskan Presiden, keempat WNI tersebut saat ini berada di tangan otoritas pemerintah Filipina. Setelah itu keempatnya akan diserahkan ke Pemerintah Indonesia.

Baca Juga :  Tulisan Ahmad Baedowi Ungkap Siapa Dibalik Pembebasan Sandera

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Filipina atas kerja sama dalam dua kali pembebasan WNI yang disandera,” ujar Presiden.

Pada 1 Mei 2016, Abu Sayyaf juga membebaskan 10 WNI yang ditawan sejak 23 Maret 2016. Pembebasan dan pelepasan sandera dilakukan sekitar pukul 12.15 di Pantai Parang, Sulu, Mindano Selatan, Filipina.

Pembebasan 10 sandera tersebut dilakukan atas kerja Tim Kemanusiaan Surya Paloh yang merupakan sinergi gabungan jaringan pendidikan Yayasan Sukma (Sekolah Sukma Bangsa di Aceh) di bawah Ahmad Baidowi dan Samsul Rizal Panggabean, Media Group serta partai NasDem yang dipimpin Viktor Laiskodat. Vikor adalah anggota DPR RI asal Nusa Tenggara Timur (gma/sumber:mediaindonesia)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda