Home / Lingkungan / 8,1 Juta Pekerja Terserap di Energi Terbarukan

8,1 Juta Pekerja Terserap di Energi Terbarukan

Ilustrasi Kawaswan Hutan/Foto: Klikhotel.com
Ilustrasi Kawaswan Hutan/Foto: Klikhotel.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

LAPORAN International Renewable Energy Agency (Irena) berjudul Renewable Energy and Jobs-Annual Review 2016, industri energi terbarukan berhasil menyerap 8,1 juta lapangan kerja pada 2015 meningkat 1,3 juta lapangan kerja dari tahun 2014.

Tren positif pertumbuhan lapangan kerja di energi terbarukan ini berkebalikan dengan tren di industri energi secara umum, terutama di industri fosil. Contoh, di Amerika Serikat, lapangan kerja di sektor energi terbarukan naik 6% sementara jumlah pekerja di industri fosil, minyak dan gas, turun 18%.

Di China jumlah pekerja di sektor energi terbarukan yang mencapai 3,5 juta pekerja, melampaui industri fosil yang hanya menyerap 2,6 juta lapangan kerja.

RE employment by Country“Peningkatan ini didorong oleh turunnya biaya dan kebijakan yang mendukung teknologi energi terbarukan. Kami berharap tren ini berlanjut seiring upaya negara-negara dunia meraih target iklim yang telah disetujui di Paris,” ujar Direktur IRENA, Adnan Z. Amin

Baca Juga :  Dinas PU Kota Kupang Usulkan 1.000 Tangki Septik

Enam negara dengan pekerja di industri energi terbarukan terbanyak pada 2015 adalah China, Brasil, Amerika Serikat, India, Jepang dan Jerman. Sektor energi surya menjadi pencipta lapangan kerja terbesar dengan 2,8 juta pekerja di seluruh dunia, naik dari 2,5 juta pada 2014.

Lapangan kerja ini berasal dari industri manufaktur, instalasi, operasi dan perawatan. Industri biofuel menduduki posisi kedia pencipta lapangan kerja terbanyak dengan 1,7 juta pekerja diikuti oleh energi angin yang tumbuh 5% mencapai 1,1 juta lapangan kerja. (hijauku)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda