Home / Humaniora / 25 Wartawan di Kupang Belajar Verifikasi Berita Hoax

25 Wartawan di Kupang Belajar Verifikasi Berita Hoax

Google News Initiative Training Network
Google News Initiative Training Network

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Sebanyak 25 wartawan dari berbagai media di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur belajar pengamanan dan verifikasi data digital, di antaranya berita bohong (hoax).

Pelatihan  Google News Initiative Training Network ini digelar Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia bersama Google dan Internews, berlangsung selama dua hari, Sabtu (19/5) dan Mingu (20/5).

Pelatihan diikuti wartawan media cetak, online dan televisi antara lain Media Indonesia, Kompas.com, Tempo, Victory News, KompasTV, dan Kursor.

Pelatihan ini merupakan rangkaian dari program AJI Indonesia bersama Internews yang berpengalaman melakukan pelatihan terhadap jurnalis di beberapa kota di Indonesia. Pelatihan terakhir akan digelar di Papua.

Selama dua hari peletihan, wartawan memperdala keterampilan mereka dalam memanfaatkan sejumlah tools di internet saat melakukan verifikasi online atas beragam informasi yang tidak jelas kebenarannya yang banyak beredar di dunia maya (false news, fake news, hoax).

Baca Juga :  Unilever Bangun Embung Atasi Krisis Air Bersih

Para peserta juga belajar beberapa materi yang bersifat teknis mengenai kebersihan data digital (digital hygiene), analisa dasar atas informasi, pencarian dan penelusuran data, serta beragam tools yang bisa digunakan untuk melakukan investigasi secara online.

Salah satu trainner, Luh De Suryani mengatakan hoax sering muncul dalam bentuk berita, dengan format editorial, advertorial, atau yang lainnya. Kabar bohong dengan menampilkan informasi yang salah serta gambar yang menyesatkan dikemas dengan baik untuk memutarbalikkan kebenaran.

“Peserta melakukan analisa dasar seperti pencarian serta penelusuran data informasi menggunakan tools yang dimiliki Google,” ujarnya.

Setelah pelatihan, panitia akan membuat forum bersama untuk mentoring implementasi tools yang sudah diajarkan dalam bentuk google classroom.

Baca Juga :  Menteri Kesehatan Sebut Puskesmas Pasir Panjang Jadi Percontohan

Panitia juga akan memilih beberapa peserta terbaik yang berhasil menggunakan tools yang diberikan dalam kerja jurnalistiknya untuk mendapatkan hadiah kunjungan ke Google Summit. (gma)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda