Home / Humaniora / 1,6 Juta Anak NTT Mulai Diberi Vaksin Measles Rubella

1,6 Juta Anak NTT Mulai Diberi Vaksin Measles Rubella

Imunisasi Measles-Rubella (MR)/Foto: Lintas
Imunisasi Measles-Rubella (MR)/Foto: Lintas

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Sebanyak 1.673.687 anak usia 9 bulan-15 tahun di Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai diberi imunisasi Measles (campak) Rubella (MR), Rabu (1/8).

Vaksinasi MR dicanangkan serentak di 22 kabupaten dan kota, dan akan berlangsung selama dua bulan sampai 30 September 2018, sekaligus sebagai langkah awal untuk introduksi imunisasi rubella ke dalam jadwal imunisasi rutin.

MR merupakan kombinasi vaksin campak dan rubella untuk meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap dua penyakit tersebut yang dapat menyebabkan kecatatan dan kematian, memutuskan transmisi virus MR serta menurunkan angka kesakitan.

Di Kota Kupang, pencanangan imunisasi MR dilakukan Penjabat Gubernur NTT Robert Simbolon bersama Kepala Dinas Kesehatan NTT Dokter Dominikus Mere dan Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore di SMP Katolik Santa Theresia Kupang, dihadiri ribuan siswa, guru, dan petugas kesehatan.

Baca Juga :  Turis Singapura Tewas di Komodo

Sasaran imuniasi MR di Kota Kupang mencapai 104.791 anak yang dilayani oleh 345 tenaga kesehatan yang tersebar di 726 pos terletak di sekolah, puskemas, puskesmas pembantu, serta sejumlah pos yang ditempatkan di pelabuhan laut dan udara. Kota Kupang menargetkan cakupan imunisasi mencapai 100%, lebih tinggi dari target nasional 95%.

“Kita sarankan orang tua yang akan membawa anak ke luar daerah, diimuniasi MR dulu di pos yang ditempatkan di pelabuhan,” kata Robert Simbolon.

Penempatan pos pelayanan imuniasi MR di pelabuhan bertujuan memberikan pelayanan kepada kelompok sasaran yang baru tiba di pelabuhan. Anak-anak yang telah diberi vaksin, akan diberi tanda tinta di jari sehingga mudah dikenali.  Tanda tinta itu akan bertahan selama dua bulan.

Foto: Lintasntt.com

Foto: Lintasntt.com

Pos pelayanan imunisasi MR juga ditempatkan di tiga pos perlintasan batas negara antara Indonesia dan Timor Leste.

Baca Juga :  Menteri Sosial Serahkan Uang Rp86,6 Miliar untuk Warga NTT

“Banyak sekali pelintas batas ke Timor Leste dan sebaliknya membawa anak-anak, perlu dilakukan pelayanan imunisasi,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang dokter Ary Wijaya mengatakan petugas kesehatan akan menyisir beberapa kelurahan jika masih banyak orang tua yang belum membawa anaknya untuk diimunisasi.

Pencanangan imunisasi massal MR ditandai dengan pemberian vaksin kepada sejumlah siswa sekolah dasar dan SMP.

“Target kementerian kesehatan untuk imunisasi MR 95%, tetapi Kota Kupang menargetkan 100%,” tandasnya. (sumber: mi/p))

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda